Sensory Food Aversion

  • Selalu menolak suatu jenis makanan tertentu akibat rasa, tekstur, bau, suhu atau tampilannya
  • Tidak sama dengan anak yang ga suka makanan tertentu tapi besok atau hari lain mau makan makanan tersebut
  • Terdapat beberapa derajat keparahan
  • Mulai dari menolak satu makanan sampai semua makanan dalam satu jenis tertentu misalnya sayur, buah atau daging
  • Reaksinya bermacam macam seperti hanya mengernyitkan muka sampai tersedak, muntah sampai melepeh
  • Kalau makanan yang tidak disukainya itu ada, anak bisa sangat stres saat dipaksa makan
  • Tahap lain anak bahkan bisa sampai mengeneralisir semua makanan yang tampak atau terasa mirip. Misalnya aversi terhadap kangkung, anak jadi gamau makan semua sayuran hijau sama sekali
  • Kalau dikasih makanan yang disukainya baru mau makan
  • Anak seringkali tidak mau mencoba makanan baru
  • Bahkan makanan lain menyentuh makanan yang tidak disukainya dia jadi tidak mau makan sama sekali
  • Kadang hanya mau makan makanan tertentu atau merk tertentu. Misalnya hanya mau ayam K*C
  • Berisiko kekurangan vitamin, mineral atau protein
  • Kalau disuruh makan makanan yang butuh dikunyah ekstra seperti daging dan sayuran keras akan kesulitan karena kurang terlatih
  • Perkembangan oromotor (otot pengunyah) berisiko tertinggal sehingga selain sulit mengunyah dapat juga masih gangguan bicara (artikulasi/pengucapan yang jelas)
  • Pada kasus yang lebih berat dapat terjadi gangguan pada area sensoris yang lain contohnya jadi ga suka suara keras, jalan tanpa alas kaki di rumput atau pasir, tekstur pakaian tertentu dll

 

Sumber

Diagnosis and treatmenr of feeding disorder. Irene Chatoor

Continue Reading

You may also like

Anoreksia Infantil

  • Masalah utamanya adalah anoreksia yaitu kurangnya rasa ingin makan yang menyebabkan tidak tertarik dalam proses makan dan menolak makan
  • Anoreksia infantil tidak sama dengan anoreksia nervosa pada dewasa
  • Anoreksia pada dewasa didasari oleh rasa takut gemuk sehingga sangat membatasi makan
  • Usia anoreksia infantil yaitu batita terutama usia 9 sd 18 bulan
  • Usia ini mereka mulai lebih tertarik dalam mengeksplor dunia
  • Usia ini juga merupakan usia transisi dari disuapi ke mulai senang makan sendiri (baby led weaning)
  • Ciri khas anoreksia infantil adalah anak jarang menunjukkan rasa lapar sehingga menyebabkan ortu stres untuk selalu mengingatkan anaknya untuk makan
  • Biasanya anak akan makan sedikit sekali kemudian tidak mau makan lagi
  • Makan seminimal mungkin hanya untuk mengurangi sedikit rasa lapar
  • Tidak pernah makan sampai kenyang
  • Setelah makan sedikit kemudian mulai melempar lempar sendok atau makanan, kemudian mulai berusaha kabur dari kursi makan untuk main
  • Anak anak ini lebih tertarik dengan lingkungan sekitarnya daripada makan
  • Orangtua semakin kuatir dengan pertumbuhannya sehingga menggunakan segala macam cara seperti membujuk, kasih mainan, gadget, TV sampai maksa anak untuk makan.
  • Awalnya usaha ini akan berhasil tapi sementara
  • Semakin dipaksa, anak akan semakin ga belajar mengenal rasa lapar sehingga akan selalu harus disuruh suruh ortunya untuk makan

Sumber

Diagnosis and treatmenr of feeding disorder. Irene Chatoor

Continue Reading

You may also like

Weaning by Sara Lewis

Sampurasun,

Kali ini saya akan meringkas buku mengenai pemberian MPASI dari buku serial parenting terkenal dari Inggris. Judulnya “weaning” oleh Sara Lewis. Buku ini cukup menarik, walau ada beberapa hal yang saya kurang setuju. Dalam post kali ini saya akan rangkumkan beberapa poin poin yang menarik.

Judul bukunya adalah “weaning (menyapih)” artinya pelan pelan melakukan transisi pemberian asupan bayi dari yang sebelumnya full cairan (ASI) kemudian beralih menjadi makanan lumat sampai akhirnya bisa makan makanan keluarga di usia 12 bulan.

Pemerintah Inggris merekomendasikan pemberian ASI eksklusif (hanya ASI) sampai bayi berusia 6 bulan. Budaya di Inggris sana tidak jarang menemukan orangtua yang mulai memberikan anaknya MPASI lebih awal (5 bulan) namun tidak boleh lebih awal dari usia 17 minggu (4 bulan seminggu).

Bagi warga Indonesia harap konsul lebih dulu dengan dokter apabila memutuskan untuk memberikan MPASI di bawah usia 6 bulan

Risiko pemberian MPASI terlalu cepat:

1. Kerusakan sistem pencernaan

Pematangan saluran cerna dan enzimnya berlangsung hingga bayi berusia 4 bulan. Sebelum mencapai usia ini, ginjal bayi belum mampu menyaring produk sisa dari makanan lunak.

2. Tersedak

Kemampuan otot dan saraf bayi belum mampu berkoordinasi untuk menahan leher dan kepala sambil duduk tegak di kursi makan. Posisi yang dibutuhkan untuk menelan makan lalu mendorong makanan dari mulut ke kerongkongan. Refleks yang berbeda dengan menelan cairan (ASI)

3. Meningkatkan risiko alergi

4. Batuk

5. Obesitas

Bagi orang bule British ternyata makanan pertama bayi yang dipilih sama seperti kita warga lokal yaitu bubur beras. Tepung beras dicampur ASI (susu atau air matang) sedikit lalu aduk hingga mengental. Rasa dan bau sama seperti ASI namun teksturnya sudah mulai padat. Makanan pertama cukup 2 sendok bayi dulu. Hari pertama adalah untuk pengenalan tekstur saja bukan memenuhi kebutuhan gizi.

Waktu pemberian makan pertama adalah saat ibu santai dan bayi habis bangun tidur. Jadi dia sudah segar tidak mengantuk. Susui dulu dari satu payudara agar dia tidak terlalu lapar saat pertama kali mencoba tekstur baru.

Jangan kuatir kalau bayi tampak banyakan melepeh di awal. Dia sedang belajar melahap makanan dari sendok tentunya tidak semudah menelan ASI.

Kalau masih sama sekali gamau terhadap berbagai bubur bayi. Coba ganti sendoknya (mungkin sendoknya ketebelan atau terlalu ceper).

Tadi dibahas tentang pemberian MPASI terlalu dini. Sekarang kalau sudah umurnya MPASI tapi telat pemberiannya atau tidak sesuai maka berisiko:

1. Kekurangan gizi yang sudah tidak tercukupi lagi hanya dengan ASI. Paling sering itu kurangnya zat besi.

2. Anak berisiko sulit makan (GTM/gerakan tutup mulut). Mereka akan sulit naik tekstur (harusnya sudah nasi masih bubur), enggan mencoba makanan yang rasanya asing (maunya makannya itu itu saja).

Untuk bayi prematur, konsultasikan dulu dengan dokter usia yang tepat pemberian MPASI. Biasanya ditunggu hingga kemampuan fisiknya siap makan.

Bersambung….

 

Continue Reading

You may also like

Perkembangan keterampilan makan

Teori perkembangan kognitif dan keterampilan makan menurut Piaget

1. Sensori motor (lahir sd 2 tahun)

Perkembangan refleks oromotor pada bayi baru lahir ke interaksi yang erat dengan lingkungan dan mulai menggunakan simbol simbol

Dari refleks menghisap dan refleks mencari menjadi kemampuan makan semdiri. Makanan hanya digunakan untum menghilangkan rasa lapar, sebagai media untuk mengenal lingkungan, dan untuk mempraktekkan kemampuan gerak motorik halusnya

2. Praoperasional (2-7 tahun)

Proses berpikir menjadi internalisasi, tidak sistematis dan mengandalkan intuisi. Penggunaan simbol meningkat. Pengertian berdasarkan penampilan dan kejadian yang dilihatnya. Dunianyaa masih egosentris

Makan kuranh mendapat perhatian dibandingkan perkembangan sosial, bahasa maupun kognitif. Makanan disebut berdasarkan warna, bentuk atau jumlah. Anak masih kurang mampu mengelompokkan jenis makanan. Makanan dikelompokkan menurut yang disukai atau tidak disukai. Mereka mengerti makanan itu baik untuk mereka tapi tidak tau alasannya

3. Operasional konkrit (7-11 tahun)

Anak dapat memusatkan berbagai aspek dan situasi secara simultan. Sudah mengerti sebab akibat secara sistematis. Mampu melakukan pengelompokan, pengelompokan ulang dan generalisasi. Berkurangnya ego memungkinkan anak bersosialisasi dengan anak lain

Anak sudah mengerti bahwa makanan yang bergizi sangat berguna untuk kesehatan dan pertumbuhan tetapi pengertiannya terbatas. Waktu makan merupakan saat yang tepat untuk kontak sosial. Bertambah luasnya lingkungan anak mempengaruhi pemilihan jenis makanan, dan sudah mengikuti teman sebayanya

4. Formal operasional (>11 tahun)

Berkembangnya kemampuan berpikir abstrak dan imajinasi. Pengertian terhadap ilmu pengetahuan dan teori lebih mendalam

Anak dapat mengerti konsep zat makanan dari fungsi, fisiologi dan biokimianya. Konflik dalam pemilihan jenis makanan yang bergizi dan makanan kesukannya.

 

Sumber

Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak

Continue Reading

You may also like

Membersihkan gigi anak

Plak merupakan penyebab utama terjadinya gigi berlubang.

Plak harus dibersihkan teratur agar gigi menjadi sehat

Sikat gigi teratur 2x sehari minimal 2 menit

Menyikat gigi bayi dengan kassa yang dioleskan sedikit pasta gigi. Setelah agak besar menggunakan sikat gigi bayi.

Setelah anak sudah bisa kumur, diajarkan untuk kumur kumur setiap sesudah menyikat gigi

Continue Reading

You may also like