Kebutuhan Air Minum Anak

Anak usia 0-6 bulan

  • ASI saja sudah cukup
  • Susu formula untuk kondisi khusus

Anak usia 12-24 bulan

  • ASI
  • Sudah boleh minum full milk (UHT) dan teruskan air putih
  • Boleh merasakan juice buah tanpa tambahan gula namun tetap lebih baik buah potong

Anak Usia 3-5 Tahun

  • Air Putih
  • Susu rendah lemak 
  • Juice buah 100% (sedikit)

Anak usia 0-5 tahun TIDAK direkomendasikan untuk mengkonsumsi:

  • susu tambahan rasa (coklat, stroberi, vanila, dll)
  • susu formula lanjutan (diatas 2 tahun)
  • susu non dairy (susu almond, susu kedelai dll)
  • minuman berkafein
  • minuman rendah kalori
Continue Reading

You may also like

Tips dan Trik Picky Eater

  1. Toleransi

Berkreasi membuat makanan sehingga tampak seperti pertunjukan masak yang menarik. Ajak si kecil menyaksikan bunda menyiapkan makanan

2. Interaksi/Menghirup aroma

Buat anak familiar dengan makanan tersebut. Minta tolong anak untuk membantu menyiapkan/menghidangkan makanan

3. Menyentuh Makanan

Suatu kemajuan saat anak mau menyentuh makanan. Biarkan anak memegang, meremas, menyentuh makanannya

Jangan langsung dilap kalau cemong2 (rapih2 saat makan sudah benar benar selesai)

4. Merasakan Makanan

Target selanjutnya adalah makanan sempat ada dalam mulut walaupun dilepeh lagi. Sajikan makanan di piring ibu untuk dimakan ibu. Di tengah makan, tawarkan anak untuk mencicipi sesuap

5. Makan (akhirnya…. )

Berhasil makan adalah saat anak mau effort mengunyah makanannya walau disertai dengan raut muka aneh dan tampak cute sekali. Tetap sabar walau makanan tak dikunyah sampai habis

Sekali kali gamau makan itu lumrah. Bedakan GTM biasa dengan problem feeder atau masalah makan:

  • Variasi jenis makanan yang mau dimakan sangat terbatas.
  • Menolak satu kelompok makanan (gamau lauk hewani sama sekali apapun jenisnya)

Salam sayang,
Dr. Citra, SpA

Continue Reading

You may also like

Saat si Kecil Tak Mau Makan

Di suatu pagi yang cerah, berawal dari obrolan seorang ibu mengenai anak mereka yang berusia batita. “Anak saya cuman mau makan 4 suap” ditimpali dengan “Apalagi anak aku dong 2 suap doang….” Akhirnya kedua ibu tersebut panik takut anaknya stunting.

Buibu, saat menghadapi si toddlers yang makannya terkesan sedikit, Hal yang perlu dilakukan Ambil dulu grafik KMS/primaku. Perhatikan kenaikan pertumbuhannya. Apakah anak kecil talk bertumbuh sesuai potensinya. Atau crossing the lines. Apabila benar anak makannya sedikit, evaluasi kembali feeding guidelines. Bagaimana keseharian kita dengan anak, merespon kebutuhan dan keinginan anak. Kita adalah coach yg memoles potensi terbaik dari atlit kita yaitu anak.

Hari ini saya sharing beberapa hal yang umumnya menyebabkan si kecil susah makannya

  1. Kecepatannya bertumbuh secara alamiah melambat setelah ngebut dari lahir sampai usia 1 tahun. Sehingga nafsu makanannya tak sebesar dahulu.
  2. Usia 1 tahun keatas, terutama saat sudah mulai bisa berjalan dan berlarian kesana kemari. Mereka berubah menjadi sang bocah petualang mengeksplor dunia (halaman rumah, mainan baru, dll)
  3. Jadual mereka sangat padat. Tidak bisa diam. Duduk saja tak sempat, pengen turun terus. Apalagi disuruh makan, mereka tak punya waktu. Dunia ini terlalu indah untuk hanya berdiam diri. Masih banyak hal menarik untuk dieksplor
  4. Makan porsi kecil padat gizi dan kalori lebih cocok dengan schedule mereka yang padat. Tak ada waktu untuk jamuan makan lengkap duduk manis di ruang makan.
  5. Snack padat gizi dan kalori artinya walaupun kuantitas kecil namun kandungan gizinya lengkap dan kalorinya mencukupi lebih cocok untuk keseharian mereka yang penuh kesibukan.
  6. Batita cenderung kalau sudah suka satu makanan maunya makan yang itu itu saja sampai tiba tiba bosan, dan ganti kesukaan lain. Sangat anti menyentuh makanan yang ga familiar buat mereka
  7. Anak mulai jengah selalu diatur atur seperti tak punya suara padahal ini badannya mereka sendiri. Akhirnya mulai tak mau lagi sekedar nurut saja danterjadi perebutan siapa yang “paling berkuasa” saat makan.
  8. Bagaimana ortu merespon saat anak GTM sangat berpengaruh ke depannya. Apakah ortu ngambek (ga bakal ajak ngomong), atau ngadu (ke dokter biar disuntik). Kadang ortu bisa lupa merekalah yang orangtua dan berespon kekanak2an

Next, saya akan sharing tips dan trik solusinya.

Salam,
Dr. Citra, SpA.

Continue Reading

You may also like

Low Milk Supply

Proses Pembentukan ASI

  • Proses pembentukan ASI (laktogenesis tahap dua) terjadi setelah proses kelahiran
  • ASI mengandung zat feedback inhibitor of lactation (FIL) untuk menunjukkan payudara sudah penuh sehingga tidak perlu produksi lagi
  • Pengeluaran ASI dengan FIL inilah yang merangsang jaringan payudara untuk kembali memproduksi ASI.

Perlekatan bayi yang benar penting sekali untuk mencegah puting luka sehingga ibu bisa menyusui dengan nyaman

 

Menyusui pada Bayi Baru Lahir

  1. Bayi baru lahir akan menyusu lebih sering (10-12x/hari)
  2. Beratnya akan turun dibandingkan saat lahirnya (maksimal 10%)
  3. Beratnya normal kembali rata rata di usia 2 minggu
  4. Kenaikan berat badan ideal 150 mg/minggu

 

Hal yang membuat ibu merasa ASI kurang:

  1. Ibu kurang percaya diri
  2. Bayinya rewel (colic)
  3. Payudara ibu terasa lembek dan tidak sepenuh biasanya karena sudah menyesuaikan dengan kebutuhan bayi
  4. Bayi tampak lebih kenyang dengan susu formula
  5. Bayi menyusu lebih sering dan sebentar
  6. Berat badan naiknya sedikit setelah 3 bulan

Tanda ASI memang kurang

  1. Kenaikan berat badan bayi <500 g/bulan atau <150 g/minggu
  2. Setelah usia 2 minggu, berat badan bayi masih di bawah berat lahirnya
  3. Frekuensi BAK kuning pekat <6x/hari dan BAB hijau, jarang dan keras
  4. Bayi tampak lemas dan mengantuk
  5. Kulit kering

Meningkatkan Produksi ASI

  1. Memperbaiki posisi dan perlekatan
  2. Menyusui lebih sering dan durasi lebih lama
  3. Menyusui dari kedua payudara (walaupun awalnya bayi cenderung hanya suka salah satu payudara)
  4. Memerah payudara setelah menyusui
  5. Ibu konsumsi lebih banyak protein, istirahat cukup.
  6. Tidak perlu minum susu ibu menyusui

 

Sumber

Amir LH. Aust Fam Phys. 2000; 35(9)

Continue Reading

You may also like

1 2 3 12