Stimulasi Anak Usia 2 Tahun

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Naik tangga sendiri
  2. Dapat bermain dan menendang bola kecil

STIMULASI

Naik tangga sendiri

  1. Dorong agar anak mau memanjat, berlari, melompat, melatih keseim¬bangan badan dan bermain bola
  2. Latihan menghadapi Ajak anak bermain “ular naga”, merangkak di kolong meja, berjinjit mengelilingi kursi, melompat di atas bantal dan lain-lain
  1. Usahakan agar anak melompat jauh dengan kedua kakinya Letakkan sebuah handuk tua dilantai, ajari anak melompatinya. Atau buat garis di tanah dengan sebuah tongkat atau di lantai dengan sebuah kapur tulis, sebagai batas lompatan

Dapat bermain dan menendang bola kecil

Melempar dan menangkap Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar ke arah anda. Kemudian lemparkan kembali bola itu kepada anak sehingga ia dapat menangkapnya.

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Mencoret-coret pensil pada kertas

STIMULASI

Mencoret-coret pensil pada kertas

  1. Dorong agar anak mau berrnain puzzle, balok-balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya, dan menggambar
  2. Membuat gambar tempelan. Bantu anak memotong gambar-gambar dari majalah tua dengan gunting untuk anak. Dengan lem kertas atau karton atau membuat gambar tempelan. Bicarakan dengan anak tentang apa yang sedang dibuatnya.
  3. Memilih dan mengelompokkan benda- benda

Berikan kepada anak bermacam-macam benda, misalnya: uang logam, berbagai jenis kancing, benda berbagai wama, dan lain¬ lain. Minta anak memilih dan mengelompokkan benda-benda itu menurut jenisnya. Mulai dengan 2 jenis benda yang berlainan, kemudian sedikit demi sedikit tambahkan jenisnya.

  1. Mencocokkan gambar dan benda, tunjukkan kepada anak cara mencocokkan gambar bola dengan sebuah bola yang Bicarakan mengenai bentuknya, gunanya dan sebagainya.
  2. Konsep Tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda dalam jumlah satu-satu, dua,tiga dan sebagainya. Katakan kepada anak anda berapa jumlah benda dalam satu kelompok dan bantu ia menghitungnya, ini ada 3 biji kacang, mari kita hitung, satu, dua, tiga
  3. Bermain/menyusun balok-balok.

Beli atau buat satu set balok mainan anak. Anak akan main dengan balok-balok itu selama bertahun- tahun. Bila anak anda bertambah besar, anda dapat menambah jumlahnya.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Bicara dengan baik, menggunakan 2 kata.
  2. Dapat menunjuk 1atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta.
  3. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih
  4. Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta.

STIMULASI

1. Bicara dengan baik, gunakan ejaan bahasa yang baik dan benar dan tidak cadel, menggunakan 2 kata.

Bacakan buku cerita anak.Buat agar anak melihat anda membaca buku. Hal ini mengandung pesan penting¬nya manfaat membaca. buku cerita dengan tulisan dan gambar yang besar-besar, supaya menarik minat anak. Ketika selesai membacakan, ibu dan bapak dapat mengajukan 5 W dan 1 H; who (siapa tokohya); what (apa yang terjadi); when (kapan terjadinya); where (di mana terjadinya); why (mengapa bisa terjadi); how (bagaiman bisa terjadi). Tujuannya melatih anak untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

  1. Dorong agar anak mau bercerita apa yang dilihatnya baik dari buku maupun ketika jalan-jalan.
  2. Bantu anak dalam memilih acara TV, dampingi anak ketika menonton Batasi waktu menonton maksimal 1jam sehari.
  1. Acara/berita TV terkadang menakut¬kan Jelaskan pada anak, apakah hal itu nyata atau tidak.
  2. Menyebut nama lengkap. Ajari anak menyebut namanya secara lengkap. Sebut nama lengkap anakdengan perlahan. Minta anak mengulanginya.
  3. Berceritera tentang diri Anak senang mendengar cerita tentang dirinya. Ceritakan kembali kejadian-kejadian lucu dan menarik yang dialami anak.
  4. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau
  5. Mengenal berbagai jenis nama pakaian. Ketika mengenakan pakaian anak, sebut nama jenis pakaian tersebut (kemeja, celana, kaos, celana, rok,dsb). Minta anak mengambil pakaian yang anda sebutkan sambil menyebutkan kembali jenisnya.
  6. Menyatakan keadaan suatu benda. Ketika mengajak anak bicara, gunakan ungkapan yang menyatakan keadaan suatu benda. Misal:”Pakai kemeja yang merah”, “Bolamu yang kuning ada di bawah meja”, ”Mobil-mobilan yang biru itu ada di dalam laci”, dan sebagainya.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Makan nasi sendiri tanpa banyak
  2. Melepas pakaiannya

STIMULASI

  1. Melatih buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi/ WC

Ajari anak untuk memberitahu anda bila ingin buang air kecil/buang air besar. Dampingi anak saat buang air kecil/ buang air besar dan beritahu cara membersihkan diri dan menyiram kotoran.

  1. Berpakaian. Ajari anak berpakaian sendiri tanpa bantuan.Beri kesempatan anak memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya.
  2. Bujuk dan tenangkan ketika anak kecewa dengan cara memeluk dan berbicara kepadanya
  3. Sering-sering ajak anak pergi ke luar mengunjungi tempat bermain, toko, kebun binatang dan lain-lain.
  4. Ajak anak membersihkan tubuhnya ketika kotor  kemudian  mengelapnya dengan bantuan  anda sesedikit mungkin.Demikian juga dalam berpakaian dan melakukan pekerjaan rumah tangga yang ringan.
  1. Berdandan

Biarkan anak berdandan mengenakan pakaian dewasa yang sudah tua. Beri anak beberapa topi anak- anak, rok, celana, kemeja, sepatu, dsb. Biarkan anak memilih sendiri mana yang akan dipakainya.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia18-24 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik

STIMULASI

  1. Dorong agar anak mau berlari, berjalan dengan berjinjit, bermain di air, menendang, melempar dan menangkap bola besar serta berjalan naik turun tangga
  2. Berjalan tanpa terhuyung – huyung

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Menumpuk 4 buah kubus
  • Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Menggelindingkan bola kearah sasaran

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan :
    • Dorong agar anak mau main balok¬ balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya
    • Menggambar dengan crayon, spidol, pensil
    • Menggambar pakai
  2. Mengenal berbagai ukuran dan Buat lubang-lubang dengan ukuran dan bentuk yang berbeda pada sebuah tutup kotak/kardus. Beri anak mainan/benda-benda yang bisa dimasukkan lewat lubang-lubang itu.
  3. Bermain Beri anak permainan puzzle sederhana, yang hanya terdiri dari 2-3 potong saja. Puzzle semacam itu dapat dibeli atau dibuat sendiri dari sepotong karton yang diberi gambar, kemudian dipotong-potong menjadi 2 atau 3 bagian.
  4. Menggambar wajah atau bentuk. Tunjukkan kepada anak cara menggambar bentuk-bentuk seperti: garis, bulatan, dan lain-lainnya. Pakai spidol, crayon dan lain-lain.Ajarkan juga cara menggambar wajah.
  5. Membuat berbagai bentuk dari adonan kue/lilin mainan. Beri anak adonan kue (apabila anda membuat kue) atau lilln yang bisa dlbentuk. Ajari bagaimana cara membuat berbagai bentuk.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menyebut 3 – 6 kata yang mempunyai arti.

STIMULASI

  1. Stlmulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Bernyanyi, bercerita dan membaca sajak-sajak untuk Ajak agar ia mau ikut serta.
    • Bicara banyak-banyak kepada anak, gunakan kalimat-kalimat pendek, jelas dan mudah ditiru
    • Setiap hari, anak dibacakan buku.
    • Dorong agar anak anda mau menceritakan hal-hal yang dilakukan dan
  2. Melihat acara

Biarkan anak melihat acara anak-anak di televisi.Dampingi anak dan bicarakan apa yang dilihatnya. Pilih acara yang bermutu dan sesuai dengan perkembangan anak dan batasi agar anak melihat televisi tidak lebih dari 1 jam sehari.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

  1. Mengerjakan perintah sederhana mulai memberi perintah kepada “Tolong bawakan kaus kaki merah”,ATAU “Letakkan cangkirmu di meja”. Tunjukkan kepada anak cara mengerjakan perintah tadi,gunakan kata¬kata yang sederhana.
  2. Bercerita tentang apa yang dilihatnya. Perlihatkan sering-sering buku dan majalah bergambar kepada anak. Usahakan agar anak mau mencerita-kan apa yang dilihatnya. Usahakan agar anak mau menceritakan apa yang dilihatnya.

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memegang cangkir sendiri, belajar makan – minum sendiri Bertepuk tangan, melambai-lambai Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga

Mengetahui jenis kelamin diri sendiri perempuan atau laki-laki

STIMULASI

  1. Ajak anak mengunjungi tempat bermain kebun binatang, lapangan terbang, museum dan lain-lain.
  2. Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel.
  3. Usahakan agar anak mau melepas pakaiannya sendiri (tanpa harus dibantu), membereskan mainannya dan membantu kegiatan rumah tangga yang
  4. Ajari ia makan sendiri dengan memakai sendok dan garpu,dan ajak ia makan bersama
  5. Mengancingkan kancing Beri anak pakaian atau mainan yang mempunyai bush kancing/kancing tarik. Ajari anak cara mengancingkan kancing tersebut.
  6. Permainan yang memerlukan lnteraksi dengan teman. Usahakan agar anak bermain dengan teman sebaya misalnya bermain petak umpet. Dengan bermain seperti ini, anak akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan den giliran bermain dengan teman-temannya.
  7. Membuat rumah-rumahan. Ajak anak membuat rumah-rumahan dari kotak besar/ Potong kardus itu untuk membuat jendela dan pintu rumah.
  8. Biarkan anak memakai pakaiannya sendiri sejauh yang dapat dilakukannya. Setelah belajar lebih banyak mengenal hal ini, berangsur-angsur ia akan mau melakukan sendiri tanpa dibantu.
  9. Mulai diperkenalkan tentang jenis kelamin anak, baik saat memandikan anak atau memakaikan pakaian. Gunakan kata sederhana dan dengan intonasi datar.
Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 12 -18 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  • Berjalan mundur 5 langkah
  • Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali

STIMULASI

  1. Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  2. Berjalan mundur 5 langkah, bila anak sudah jalan tanpa berpegangan, ajari anak cara melangkah mundur. Berikan mainan yang bisa ditarik karena anak akan mengambil langkah mundur untuk dapat memperhatikan mainan itu.
  3. Menarik mainan, bila anak sudah jalan tanpa berpeganan, berikan mainan yang bisa ditarik ketika anak berjalan. Umumnya anak senang mainan yang bersuara
  4. Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali
  5. Berjalan naik dan turun

Bila anak sudah bisa merangkak naik dan melangkah turun tangga, ajari anak cara jalan naik tangga sambll berpegang an pada dinding atau pegangan tangga. Tetap bersama anak ketlka ia melakukan hal ini untuk pertama kalinya.

  1. Berjalan sambil berjinjit. Tunjukkan kepada anak cara berjalan sambil berjinjit. Buat agar anak mau mengikuti anda berjinjit di sekeliling ruangan.
  2. Menangkap dan melempar bola. Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar, kemudian cara menangkap bola tersebut. Bila anak bisa melempar bola ukuran besar, ajari anak melempar bola yang ukurannya lebih kecil.

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menumpuk 2 kubus

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memasukkan benda ke dalam cangkir
    • Bermain dengan mainan yang mengapung di air
    • Menyusun kubus dan mainan.
    • Memasukkan kubus
  2. Permainan. Beli atau buat balok-balok kecil dari kayu dengan ukuran sekitar 2.5 cm x 2.5 cm. Ajari anak cara menyusun balok menumpuk ke atas tanpa menjatuhkannya.
  1. Memasukkan dan mengeluarkan. Ajari anak cara memasukkan benda¬ benda ke dalam wadah seperti kotak, pot bunga, botol dan lain-lain. Tunjukkan bagaimana mengeluarkannya dari wadah. Ajak anak bermain memasukkan dan mengeluarkan benda-benda tersebut.
  1. Memasukkan benda yang satu ke benda

Sediakan mangkuk atau kotak plastik dari berbagai ukuran. Tunjukkan kepada anak cara meletakkan mangkuk yang ukurannya lebih kecil ke mangkuk lebih besar. Buat agar anak mau melakukannya sendiri. Pilih benda-benda yang tidak pecah.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memanggil ayah dengan kata “papa”,memanggil ibu dengan kata “mama”.

STIMULASI

  1. Simulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Berbicara
    • menjawab pertanyaan
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar
  2. Membuat suara
    • Buat suara dari kaleng kue, kerincingan atau kayu pegangan ajak anak membuat suara dari barang yang dipilihnya misal memukul-mukul sendok ke kaleng, menggoyang-goyang kerincingan atau memukul-mukul potongan kayu, untuk menciptakan “musik”.
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan
  2. Memperlihatkan rasa cemburu/bersaing

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memberi rasa aman dan kasih
    • Mengayun
    • Menina-bobokkan
    • Permainan “Ciluk-ba”
    • Permainan “bersosialisasi”
  2. Menirukan pekerjaan rumah tangga

Ketika anda membersihkan rumah, menyapu dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya, ajak anak untuk menirukannya. Berikan kepadanya lap pembersih debu,sapu dan lain-lain.

  1. Melepas pakaian

Tunjukkan kepada anak cara melepas pakaiannya. Mula-mula bantu anak dengan cara membukakan kancing bajunya, melepas sepatunya, atau menarik kaus/blus meliwati kepala anak

4. Makan

Tunjukkan kepada anak cara memegang sendok. Biarkan anak makan sendiri dan bantu jika anak mengalami kesulitan.

5. Merawat boneka

Beri anak boneka plastik atau karet yang bisa dicuci. Ajari anak cara menggendong, memberi makan, menyayangi, meninabobokkan dan memandikan boneka itu.

6. Sering bawa anak ke tempat-tempat umum seperti: kebun binatang, pusat perbelanjaan, terminal bis, museum, stasiun kereta api, lapangan terbang, taman, tempat bermain dan sebagainya. Bicarakan mengenai benda-benda yang anda lihat.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 9-12 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengangkat badannya pada posisi berdiri
  2. Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan pada kursi/meja
  3. Dapat berjalan dengan dituntun

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Memasukkan benda ke mulut
  • Menggenggam erat pensil

STIMULASI

  1. . Ajari  bayi  menyusun  beberapa mainan  balok/kotak  besar
  2. Menggambar

Letakkan krayon /pensil berwarna d an kertas di meja. Ajak bayi “menggambar” dengan krayon atau pinsil warna. Kegiatan menggambar ini dapat dilakukan bersamaan dengan anda mengerjakan tugas rumah tangga.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Mengulang/menirukan bunyi yang didengar
  • Menyebut 2 – 3 suku kata yang sama tanpa arti
  • Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan:
    1. Berbicara
    2. Menjawab pertanyaan
    3. Menyebutkan nama, gambar-gambar di buku/majalah
  2. Menirukan kata-kata

Setiap hari bicara kepada bayi. Sebutkan kata-kata yang telah diketahui artinya, seperti: minum susu, mandi, tidur, kue, makan, kucing dll. Buat agar bayi mau menirukan kata-kata tersebut. Bila bayi mau mengatakan, puji ia, kemudian sebutkan kata itu lagi dan buat agar ia mau mengulanginya.

  1. Berbicara dengan boneka

Beli sebuah boneka atau buat boneka mainan dari sarung tangan atau kaos kaki yang digambari dengan pena menyerupai bentuk wajah. Berpura-pura bahwa boneka itu yang berbicara kepada bayi dan buat agar bayi mau berbicara kembali dengan boneka itu.

  1. Bersenandung dan bernyanyi

Nyanyikan lagu dan bacakan syair anak kepada bayi sesering mungkin.

SOSIALISASI KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang diinginkan
  2. Senang diajak bermain CILUK BA
  3. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenal
  4. Mengeksporasi sekitar, ingin tahu, ingin menyentuh apa saja.

STIMULASI

  1. Ajari bayi untuk mengambil sendiri mainan yang letaknya agak jauh dengan cara meraih, menarik ataupun mendorong badannya supaya dekat dengan mainan tersebut. Letakkan mainan yang bertali agak jauh, ajari bayi cara menarik tali untuk mendapatkan mainan tersebut. Simpan mainan bertali tersebut jika anada tidak dapat mengawasi bayi.
  1. Pegang saputangan/kain atau kertas untuk menutupi wajah anda dari pandangan bayi, kemudian singkirkan penutup wajah dari hadapan bayi dan katakan ” CILUK BA” ketika bayi dapat melihat wajah anda kembali
  1. Ajak bayi bermain dengan orang lain dan ketika anggota keluarga lain pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da….daaag”, bantu bayi membalas lambaian
  2. Permainan “bersosialisasi” dengan lingkungan
Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 6-9 Bulan

MOTORIK KASAR

Tahapan Perkembangan

Duduk sendiri dengan kedua tangan menyangga tubuhnya.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu dilakukan:

  • Menyangga
  • Mengembangkan kontrol terhadap kepala
  • Duduk

Tahapan Perkembangan

Belajar berdiri, kedua kakinya menyanggah sebagian berat badan.

Stimulasi

  1. Menarik ke posisi. Dudukkan bayi ditempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.
  1. Berjalan. Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya didepan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pada ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.
  1. Berjalan dengan bantuan. Pegang kedua tangan bayi dan buat agar ia mau melangkah.

Tahapan Perkembangan

Merangkak, meraih mainan atau mendekati seseorang.

Stimulasi

Merangkak. Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak kearah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

MOTORIK HALUS

Tahapan Perkembangan

Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu dilanjutkan

    • Memegang benda dengan kuat
    • Memegang benda dengan kedua
    • Mengambil benda-benda
  1. Bermain “genderang”. Ambil kaleng kosong bekas, bagian atasnya ditutup dengan plastik/kertas tebal seperti “genderang”. Tunjukkan cara memukul “genderang” dengan sendok/centong kayu sehingga menimbulkan suara.
  1. Memegang alat tulis dan mencoret-coret. Sediakan krayon/pensil berwarna dan kertas bekas di atas meja. Dudukkan bayi dipangkuan anda, bantu bayi agar ia dapat memegang krayon/pensil dan ajarkan bagaimana mencoret-coret kertas.
  1. Bermain mainan yang mengapung di air. Buat mainan dari karton bekas/kotak/gelas plastik tertutup yang mengapung di air. Biarkan bayi main dengan mainan tersebut ketika mandi. Jangan biarkan bayi sendirian ketika mandi/main di air.
  1. Menyembunyikan dan mencari mainan

Sembunyikan mainan/benda yang disukai bayi dengan cara ditutup selimut/korang, sebagian saja. Tunjukkan ke bayi cara menemukan mainan tersebut yaitu dengan cara mengangkat kain/koran penutup mainan. Setelah bayi mengerti permainan ini , maka tutup mainan tersebut dengan selimut/koran, dan biarkan ia mencari mainan itu sendiri.

Tahapan Perkembangan

  • Memungut dua benda, masing-masing tangan pegang satu benda pada saat yang
  • Memungut benda sebesar kacang dengan cara

Stimulasi

Memasukkan benda ke dalam wadah

Ajari bayi cara memasukkan mainan/benda kecil ke dalam suatu wadah yang dibuat dari karton/kaleng/kardus/botol air mineral bekas. Setelah bayi memasukkan benda-benda tersebut ke dalam wadah, ajari cara mengeluarkan benda tersebut dan memasukkannya kembali. Pastikan benda-benda tersebut tidak berbahaya, seperti: jangan terlalu kecil karena akan membuat tersedak bila benda itu tertelan.

  1. Membuat bunyi-bunyian.

Tangan kanan dan kiri bayi masing-masing memegang mainan yang tidak dapat pecah (kubu/balok kecil). Bantu agar bayi membuat bunyi-bunyian dengan cara memukul-mukul kedua benda tersebut.

BICARA BAHASA

Tahapan Perkembangan

Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatatata.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu

    1. Mengenali berbagai bunyi
    2. Mencari sumber bunyi
    3. Menirukan kata-kata.
  1. Menyebutkan nama gambar-gambar di buku/majalah.

Pilih gambar-gambar menarik yang berwarna warni (misal : gambar binatang, kendaraan, meja, gelas dan sebagainya) dari buku/majalah bergambar yang sudah tidak terpakai. Sebut nama gambar yang anda tunjukkan kepada bayi. Lakukan stimulasi ini setiap hari dalam beberapa menit saja. Sebutkan dengan cara yang benar sesuai ejaan dan tidak cadel.

  • Menunjuk dan menyebutkan nama gambar-gambar.

Tempelkan berbagai macam guntingan gambar yang menarik dan berwarna warni (misal : gambar binatang, mainan, alat rumah tangga, bunga, buah, kendaraan dan sebagainya, pada sebuah buku tulis/gambar. Ajak bayi melihat gambar-gambar tersebut, bantu ia menunjuk gambar yang namanya anda sebutkan. Usahakan bayi mau mengulangi kata-kata anda. Lakukan stimulasi setiap hari dalam beberapa menit saja.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

Tahapan Perkembangan

  1. Mencari mainan/benda yang
  2. Bermain tepuk tangan/ciluk
  3. Makan kue

Stimulasi

  1. Memberi rasa aman dan kasih sayang
  2. Mengajak bayi
  3. Menina-bobokan.
  4. Bermain “ciluk-ba”.
  5. Permainan” bersosialisasi”.

– Ajak bayi bermain dengan orang lain.

– Ketika ayah pergi lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da…daag”. bantu bayi dengan gerakan membalas melambaikan tangannya. Setelah ia mengerti permainan tersebut, coba agar bayi mau menggerakkan tangannya sendiri ketika mengucapkan kata-kata seperti diatas.

 

Sumber:

Buku pedoman pelaksanaan stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang ana. Kementrian kesehatan RI. tahun 2016

Continue Reading

You may also like