Stimulasi Bayi Usia 3-6 Bulan

MOTORIK KASAR

  1. Menyangga berat badan
    • Angkat badan bayi melalui bawah ketiaknya ke posisi berdiri
    • Perlahan-lahan turunkan badan bayi hingga kedua kaki menyentuh tempat tidur atau pangkuan anda
    • Coba agar bayi mau mengayunkan badannya dengan gerakan naik turun serta menyangga sebagian berat badannya dengan kedua kaki bayi
  2. Mengembangkan kontrol terhadap kepala
    • Latih bayi agar otot-otot lehernya kuat
    • Letakkan bayi pada posisi telentang
    • Pegang kedua pergelangan tangan bayi, tarik bayi perlahan-lahan ke arah anda, hingga badan bayi terangkat ke posisi setengah duduk
    • Jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya (kepala bayi tidak ikut terangkat), jangan lakukan latihan ini
    • Tunggu sampai otot-otot leher bayi lebih kuat.
  3.  Bantu bayi agar bisa duduk sendiri
    • Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh ke belakang.
    • Ketika bayi dalam posisi duduk , beri mainan kecil ditangannya
    • Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi
    • Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga

 

MOTORIK HALUS

  1. Menggenggam dengan jarinya
    • Melihat, meraih dan menendang mainan gantung
    • Memperhatikan benda bergerak
    • Melihat benda-benda kecil
    • Meraba dan merasakan berbagai bentuk permukaan
  2. Meraih benda yang ada dalam jangkauannya.
  3. Memegang benda dengan kuat.
    • Letakkan  sebuah  mainan  kecil  yang  berbunyi  atau  berwarna  cerah  di  tangan  bayi.
    • Setelah  bayi menggenggam mainan tersebut, tarik pelan-pelan untuk melatih bayi memegang benda dengan kuat
  4. Memegang benda dengan kedua tangan.
    • Letakkan sebuah benda atau mainan ditangan bayi dan perhatikan apakah dia akan memindahkan benda tersebut ketangan lainnya.
    • Usahakan agar tangan bayi , kiri dan kanan, masing-masing memegang benda pada waktu yang sama.
    • Mula-mula bayi dibantu, letakkan mainan disatu tangan dan kemudian usahakan agar bayi mau mengambil mainan lainnya dengan tangan yang paling sering digunakan.
  5. Menengok ke kanan dan ke kiri serta ke atas dan kebawah.
  6. Mengambil benda-benda kecil
    • Letakkan benda kecil seperti potongan-potongan biskuit di hadapan bayi.
    • Ajari bayi mengambil benda-benda tersebut.
    • Jika bayi telah mampu melakukan hal ini, jauhkan pil/obat dan benda kecil lainnya dari jangkauan bayi.
  7. Berusaha memperluas pandangannya
    • Jatuhkan sebuah kancing atau benda kecil lainnya yang berwarna terang di depan anak ke permukaan putih seperti kertas putih dengan jarak yang mudah dijangkau oleh anak.
    • Gendong anak dengan menghadap kedepan dan bawa ke taman atau halaman rumah.

BICARA BAHASA

  1. Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik.
    • Bicara
    • Meniru suara-suara
    • Mengenali berbagai suara
  1. Mencari sumber suara
    • Latih bayi agar menengok ke arah sumber suara
    • Arahkan mukanya ke arah sumber suara
  1. Menirukan kata-kata.
    • Ketika berbicara dengan bayi, ulangi beberapa kata berkali-kali dan usahakan agar bayi menirukannya.
    • Yang paling mudah ditirukan oleh bayi adalah kata yang menggunakan huruf vocal dan gerakan bibir. Contohnya:  papa, mama, baba

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

  1. Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik saat bermain sendiri.
  1. Bermain “Cilluk-ba”
  2. Melihat dirinya dikaca.
  3. Berusaha meraih mainan
    1. Letakkan sebuah mainan sedikit diluar jangkauan bayi
    2. Gerak-gerakkan mainan itu didepan bayi sambil bicara kepadanya agar ia berusaha untuk mendapatkan mainan itu
    3. Jangan terlalu lama membiarkan bayi berusaha meraih mainan tersebut, agar anak merasa berhasil.

Sumber

Buku pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Kementrian Kesehatan RI tahun 2016

Continue Reading

You may also like