Stimulasi Bayi Usia18-24 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik

STIMULASI

  1. Dorong agar anak mau berlari, berjalan dengan berjinjit, bermain di air, menendang, melempar dan menangkap bola besar serta berjalan naik turun tangga
  2. Berjalan tanpa terhuyung – huyung

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Menumpuk 4 buah kubus
  • Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Menggelindingkan bola kearah sasaran

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan :
    • Dorong agar anak mau main balok¬ balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya
    • Menggambar dengan crayon, spidol, pensil
    • Menggambar pakai
  2. Mengenal berbagai ukuran dan Buat lubang-lubang dengan ukuran dan bentuk yang berbeda pada sebuah tutup kotak/kardus. Beri anak mainan/benda-benda yang bisa dimasukkan lewat lubang-lubang itu.
  3. Bermain Beri anak permainan puzzle sederhana, yang hanya terdiri dari 2-3 potong saja. Puzzle semacam itu dapat dibeli atau dibuat sendiri dari sepotong karton yang diberi gambar, kemudian dipotong-potong menjadi 2 atau 3 bagian.
  4. Menggambar wajah atau bentuk. Tunjukkan kepada anak cara menggambar bentuk-bentuk seperti: garis, bulatan, dan lain-lainnya. Pakai spidol, crayon dan lain-lain.Ajarkan juga cara menggambar wajah.
  5. Membuat berbagai bentuk dari adonan kue/lilin mainan. Beri anak adonan kue (apabila anda membuat kue) atau lilln yang bisa dlbentuk. Ajari bagaimana cara membuat berbagai bentuk.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menyebut 3 – 6 kata yang mempunyai arti.

STIMULASI

  1. Stlmulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Bernyanyi, bercerita dan membaca sajak-sajak untuk Ajak agar ia mau ikut serta.
    • Bicara banyak-banyak kepada anak, gunakan kalimat-kalimat pendek, jelas dan mudah ditiru
    • Setiap hari, anak dibacakan buku.
    • Dorong agar anak anda mau menceritakan hal-hal yang dilakukan dan
  2. Melihat acara

Biarkan anak melihat acara anak-anak di televisi.Dampingi anak dan bicarakan apa yang dilihatnya. Pilih acara yang bermutu dan sesuai dengan perkembangan anak dan batasi agar anak melihat televisi tidak lebih dari 1 jam sehari.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

  1. Mengerjakan perintah sederhana mulai memberi perintah kepada “Tolong bawakan kaus kaki merah”,ATAU “Letakkan cangkirmu di meja”. Tunjukkan kepada anak cara mengerjakan perintah tadi,gunakan kata¬kata yang sederhana.
  2. Bercerita tentang apa yang dilihatnya. Perlihatkan sering-sering buku dan majalah bergambar kepada anak. Usahakan agar anak mau mencerita-kan apa yang dilihatnya. Usahakan agar anak mau menceritakan apa yang dilihatnya.

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memegang cangkir sendiri, belajar makan – minum sendiri Bertepuk tangan, melambai-lambai Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga

Mengetahui jenis kelamin diri sendiri perempuan atau laki-laki

STIMULASI

  1. Ajak anak mengunjungi tempat bermain kebun binatang, lapangan terbang, museum dan lain-lain.
  2. Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel.
  3. Usahakan agar anak mau melepas pakaiannya sendiri (tanpa harus dibantu), membereskan mainannya dan membantu kegiatan rumah tangga yang
  4. Ajari ia makan sendiri dengan memakai sendok dan garpu,dan ajak ia makan bersama
  5. Mengancingkan kancing Beri anak pakaian atau mainan yang mempunyai bush kancing/kancing tarik. Ajari anak cara mengancingkan kancing tersebut.
  6. Permainan yang memerlukan lnteraksi dengan teman. Usahakan agar anak bermain dengan teman sebaya misalnya bermain petak umpet. Dengan bermain seperti ini, anak akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan den giliran bermain dengan teman-temannya.
  7. Membuat rumah-rumahan. Ajak anak membuat rumah-rumahan dari kotak besar/ Potong kardus itu untuk membuat jendela dan pintu rumah.
  8. Biarkan anak memakai pakaiannya sendiri sejauh yang dapat dilakukannya. Setelah belajar lebih banyak mengenal hal ini, berangsur-angsur ia akan mau melakukan sendiri tanpa dibantu.
  9. Mulai diperkenalkan tentang jenis kelamin anak, baik saat memandikan anak atau memakaikan pakaian. Gunakan kata sederhana dan dengan intonasi datar.
Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 12 -18 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  • Berjalan mundur 5 langkah
  • Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali

STIMULASI

  1. Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  2. Berjalan mundur 5 langkah, bila anak sudah jalan tanpa berpegangan, ajari anak cara melangkah mundur. Berikan mainan yang bisa ditarik karena anak akan mengambil langkah mundur untuk dapat memperhatikan mainan itu.
  3. Menarik mainan, bila anak sudah jalan tanpa berpeganan, berikan mainan yang bisa ditarik ketika anak berjalan. Umumnya anak senang mainan yang bersuara
  4. Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali
  5. Berjalan naik dan turun

Bila anak sudah bisa merangkak naik dan melangkah turun tangga, ajari anak cara jalan naik tangga sambll berpegang an pada dinding atau pegangan tangga. Tetap bersama anak ketlka ia melakukan hal ini untuk pertama kalinya.

  1. Berjalan sambil berjinjit. Tunjukkan kepada anak cara berjalan sambil berjinjit. Buat agar anak mau mengikuti anda berjinjit di sekeliling ruangan.
  2. Menangkap dan melempar bola. Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar, kemudian cara menangkap bola tersebut. Bila anak bisa melempar bola ukuran besar, ajari anak melempar bola yang ukurannya lebih kecil.

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menumpuk 2 kubus

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memasukkan benda ke dalam cangkir
    • Bermain dengan mainan yang mengapung di air
    • Menyusun kubus dan mainan.
    • Memasukkan kubus
  2. Permainan. Beli atau buat balok-balok kecil dari kayu dengan ukuran sekitar 2.5 cm x 2.5 cm. Ajari anak cara menyusun balok menumpuk ke atas tanpa menjatuhkannya.
  1. Memasukkan dan mengeluarkan. Ajari anak cara memasukkan benda¬ benda ke dalam wadah seperti kotak, pot bunga, botol dan lain-lain. Tunjukkan bagaimana mengeluarkannya dari wadah. Ajak anak bermain memasukkan dan mengeluarkan benda-benda tersebut.
  1. Memasukkan benda yang satu ke benda

Sediakan mangkuk atau kotak plastik dari berbagai ukuran. Tunjukkan kepada anak cara meletakkan mangkuk yang ukurannya lebih kecil ke mangkuk lebih besar. Buat agar anak mau melakukannya sendiri. Pilih benda-benda yang tidak pecah.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memanggil ayah dengan kata “papa”,memanggil ibu dengan kata “mama”.

STIMULASI

  1. Simulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Berbicara
    • menjawab pertanyaan
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar
  2. Membuat suara
    • Buat suara dari kaleng kue, kerincingan atau kayu pegangan ajak anak membuat suara dari barang yang dipilihnya misal memukul-mukul sendok ke kaleng, menggoyang-goyang kerincingan atau memukul-mukul potongan kayu, untuk menciptakan “musik”.
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan
  2. Memperlihatkan rasa cemburu/bersaing

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memberi rasa aman dan kasih
    • Mengayun
    • Menina-bobokkan
    • Permainan “Ciluk-ba”
    • Permainan “bersosialisasi”
  2. Menirukan pekerjaan rumah tangga

Ketika anda membersihkan rumah, menyapu dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya, ajak anak untuk menirukannya. Berikan kepadanya lap pembersih debu,sapu dan lain-lain.

  1. Melepas pakaian

Tunjukkan kepada anak cara melepas pakaiannya. Mula-mula bantu anak dengan cara membukakan kancing bajunya, melepas sepatunya, atau menarik kaus/blus meliwati kepala anak

4. Makan

Tunjukkan kepada anak cara memegang sendok. Biarkan anak makan sendiri dan bantu jika anak mengalami kesulitan.

5. Merawat boneka

Beri anak boneka plastik atau karet yang bisa dicuci. Ajari anak cara menggendong, memberi makan, menyayangi, meninabobokkan dan memandikan boneka itu.

6. Sering bawa anak ke tempat-tempat umum seperti: kebun binatang, pusat perbelanjaan, terminal bis, museum, stasiun kereta api, lapangan terbang, taman, tempat bermain dan sebagainya. Bicarakan mengenai benda-benda yang anda lihat.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 9-12 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengangkat badannya pada posisi berdiri
  2. Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan pada kursi/meja
  3. Dapat berjalan dengan dituntun

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Memasukkan benda ke mulut
  • Menggenggam erat pensil

STIMULASI

  1. . Ajari  bayi  menyusun  beberapa mainan  balok/kotak  besar
  2. Menggambar

Letakkan krayon /pensil berwarna d an kertas di meja. Ajak bayi “menggambar” dengan krayon atau pinsil warna. Kegiatan menggambar ini dapat dilakukan bersamaan dengan anda mengerjakan tugas rumah tangga.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Mengulang/menirukan bunyi yang didengar
  • Menyebut 2 – 3 suku kata yang sama tanpa arti
  • Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan:
    1. Berbicara
    2. Menjawab pertanyaan
    3. Menyebutkan nama, gambar-gambar di buku/majalah
  2. Menirukan kata-kata

Setiap hari bicara kepada bayi. Sebutkan kata-kata yang telah diketahui artinya, seperti: minum susu, mandi, tidur, kue, makan, kucing dll. Buat agar bayi mau menirukan kata-kata tersebut. Bila bayi mau mengatakan, puji ia, kemudian sebutkan kata itu lagi dan buat agar ia mau mengulanginya.

  1. Berbicara dengan boneka

Beli sebuah boneka atau buat boneka mainan dari sarung tangan atau kaos kaki yang digambari dengan pena menyerupai bentuk wajah. Berpura-pura bahwa boneka itu yang berbicara kepada bayi dan buat agar bayi mau berbicara kembali dengan boneka itu.

  1. Bersenandung dan bernyanyi

Nyanyikan lagu dan bacakan syair anak kepada bayi sesering mungkin.

SOSIALISASI KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang diinginkan
  2. Senang diajak bermain CILUK BA
  3. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenal
  4. Mengeksporasi sekitar, ingin tahu, ingin menyentuh apa saja.

STIMULASI

  1. Ajari bayi untuk mengambil sendiri mainan yang letaknya agak jauh dengan cara meraih, menarik ataupun mendorong badannya supaya dekat dengan mainan tersebut. Letakkan mainan yang bertali agak jauh, ajari bayi cara menarik tali untuk mendapatkan mainan tersebut. Simpan mainan bertali tersebut jika anada tidak dapat mengawasi bayi.
  1. Pegang saputangan/kain atau kertas untuk menutupi wajah anda dari pandangan bayi, kemudian singkirkan penutup wajah dari hadapan bayi dan katakan ” CILUK BA” ketika bayi dapat melihat wajah anda kembali
  1. Ajak bayi bermain dengan orang lain dan ketika anggota keluarga lain pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da….daaag”, bantu bayi membalas lambaian
  2. Permainan “bersosialisasi” dengan lingkungan
Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 6-9 Bulan

MOTORIK KASAR

Tahapan Perkembangan

Duduk sendiri dengan kedua tangan menyangga tubuhnya.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu dilakukan:

  • Menyangga
  • Mengembangkan kontrol terhadap kepala
  • Duduk

Tahapan Perkembangan

Belajar berdiri, kedua kakinya menyanggah sebagian berat badan.

Stimulasi

  1. Menarik ke posisi. Dudukkan bayi ditempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.
  1. Berjalan. Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya didepan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pada ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.
  1. Berjalan dengan bantuan. Pegang kedua tangan bayi dan buat agar ia mau melangkah.

Tahapan Perkembangan

Merangkak, meraih mainan atau mendekati seseorang.

Stimulasi

Merangkak. Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak kearah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

MOTORIK HALUS

Tahapan Perkembangan

Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu dilanjutkan

    • Memegang benda dengan kuat
    • Memegang benda dengan kedua
    • Mengambil benda-benda
  1. Bermain “genderang”. Ambil kaleng kosong bekas, bagian atasnya ditutup dengan plastik/kertas tebal seperti “genderang”. Tunjukkan cara memukul “genderang” dengan sendok/centong kayu sehingga menimbulkan suara.
  1. Memegang alat tulis dan mencoret-coret. Sediakan krayon/pensil berwarna dan kertas bekas di atas meja. Dudukkan bayi dipangkuan anda, bantu bayi agar ia dapat memegang krayon/pensil dan ajarkan bagaimana mencoret-coret kertas.
  1. Bermain mainan yang mengapung di air. Buat mainan dari karton bekas/kotak/gelas plastik tertutup yang mengapung di air. Biarkan bayi main dengan mainan tersebut ketika mandi. Jangan biarkan bayi sendirian ketika mandi/main di air.
  1. Menyembunyikan dan mencari mainan

Sembunyikan mainan/benda yang disukai bayi dengan cara ditutup selimut/korang, sebagian saja. Tunjukkan ke bayi cara menemukan mainan tersebut yaitu dengan cara mengangkat kain/koran penutup mainan. Setelah bayi mengerti permainan ini , maka tutup mainan tersebut dengan selimut/koran, dan biarkan ia mencari mainan itu sendiri.

Tahapan Perkembangan

  • Memungut dua benda, masing-masing tangan pegang satu benda pada saat yang
  • Memungut benda sebesar kacang dengan cara

Stimulasi

Memasukkan benda ke dalam wadah

Ajari bayi cara memasukkan mainan/benda kecil ke dalam suatu wadah yang dibuat dari karton/kaleng/kardus/botol air mineral bekas. Setelah bayi memasukkan benda-benda tersebut ke dalam wadah, ajari cara mengeluarkan benda tersebut dan memasukkannya kembali. Pastikan benda-benda tersebut tidak berbahaya, seperti: jangan terlalu kecil karena akan membuat tersedak bila benda itu tertelan.

  1. Membuat bunyi-bunyian.

Tangan kanan dan kiri bayi masing-masing memegang mainan yang tidak dapat pecah (kubu/balok kecil). Bantu agar bayi membuat bunyi-bunyian dengan cara memukul-mukul kedua benda tersebut.

BICARA BAHASA

Tahapan Perkembangan

Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatatata.

Stimulasi

Stimulasi yang perlu

    1. Mengenali berbagai bunyi
    2. Mencari sumber bunyi
    3. Menirukan kata-kata.
  1. Menyebutkan nama gambar-gambar di buku/majalah.

Pilih gambar-gambar menarik yang berwarna warni (misal : gambar binatang, kendaraan, meja, gelas dan sebagainya) dari buku/majalah bergambar yang sudah tidak terpakai. Sebut nama gambar yang anda tunjukkan kepada bayi. Lakukan stimulasi ini setiap hari dalam beberapa menit saja. Sebutkan dengan cara yang benar sesuai ejaan dan tidak cadel.

  • Menunjuk dan menyebutkan nama gambar-gambar.

Tempelkan berbagai macam guntingan gambar yang menarik dan berwarna warni (misal : gambar binatang, mainan, alat rumah tangga, bunga, buah, kendaraan dan sebagainya, pada sebuah buku tulis/gambar. Ajak bayi melihat gambar-gambar tersebut, bantu ia menunjuk gambar yang namanya anda sebutkan. Usahakan bayi mau mengulangi kata-kata anda. Lakukan stimulasi setiap hari dalam beberapa menit saja.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

Tahapan Perkembangan

  1. Mencari mainan/benda yang
  2. Bermain tepuk tangan/ciluk
  3. Makan kue

Stimulasi

  1. Memberi rasa aman dan kasih sayang
  2. Mengajak bayi
  3. Menina-bobokan.
  4. Bermain “ciluk-ba”.
  5. Permainan” bersosialisasi”.

– Ajak bayi bermain dengan orang lain.

– Ketika ayah pergi lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da…daag”. bantu bayi dengan gerakan membalas melambaikan tangannya. Setelah ia mengerti permainan tersebut, coba agar bayi mau menggerakkan tangannya sendiri ketika mengucapkan kata-kata seperti diatas.

 

Sumber:

Buku pedoman pelaksanaan stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang ana. Kementrian kesehatan RI. tahun 2016

Continue Reading

You may also like

Tahapan perkembangan bayi dan anak

Usia 0-3 bulan

  1. Mengangkat kepala setinggi 45*
  2. Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke
  3. Melihat dan menatap wajah
  4. Mengoceh spontan atau bereaksi dengan
  5. Suka tertawa
  6. Beraksi terkejut terhadap suara
  7. Membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum.
  8. Mengenal ibu dengan penglihatanm penciuman, pendengaran, kontak.

Usia 3 sd 6 bulan

  1. Berbalik dari telungkup ke terlentang.
  2. Mengangkat kepala setinggi 90*
  3. Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan
  4. Menggenggam
  5. Meraih benda
  6. Memegang tangannya
  7. Berusaha memperluas pandangan
  8. Mengarahkan matanya pada mainan
  9. Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi
  10. Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik saat bermain sendiri.

Usia 6-9 bulan

  1. Duduk (sikap tripod kemudian duduk sendiri)
  2. Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat tubuh
  3. Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang.
  4. Memindahkan benda dari tangan satu ke tangan yang lain.
  5. Memungut 2 benda, masing-masing tangan pegang 1 benda pada saat yang sama
  6. Memungut benda sebesar kacang dengan jari telunjuk dan ibu jempol (menjumput)
  7. Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata.
  8. Mencari mainan/benda yang dijatuhkan
  9. Bermain tepuk tangan/ciluk baa
  10. Bergembira dengan melempar mainan
  11. Makan kue sendiri

Usia 9-12 bulan

  1. Mengangkat benda ke posisi berdiri.
  2. Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan di kursi.
  3. Dapat berjalan dengan berpegangan
  4. Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang di luar jangkauan
  5. Mengenggam erat mainan
  6. Memasukkan benda ke mulut
  7. Mengulang menirukan bunyi yang
  8. Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti.
  9. Mengeksplorasi sekitar, ingin tau, ingin menyentuh apapun yang dilihatnya
  10. Beraksi terhadap suara yang perlahan atau keras
  11. Senang diajak bermain “CILUK BAA”.
  12. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenali.

Usia 12 sd 18 bulan

  1. Berdiri sendiri tanpa pegangan
  2. Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali
  3. Berjalan mundur 5 langkah
  4. Memanggil ayah dengan kata “papa”. Memanggil ibu dengan kata “mama”
  5. Menumpuk 2 kubus
  6. Memasukkan kubus di dalam gelas
  7. Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan
  8. Memperlihatkan rasa cemburu / bersaing.

Usia 18 sd 24 bulan

  1. Berdiri sendiri tanpa berpegangan selama 30 detik.
  2. Berjalan tanpa terhuyung-huyung.
  3. Bertepuk tangan, melambai-lambai.
  4. Menumpuk 4 buah
  5. Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk.
  6. Menggelindingkan bola kearah pengasuh
  7. Menyebut 3-6 kata yang mempunyai arti.
  8. Membantu/menirukan pekerjaan rumah
  9. Memegang cangkir sendiri, belajar makan – minum

Usia 2-3 tahun

  1. Jalan naik tangga sendiri.
  2. Dapat bermain dengan sendal kecil.
  3. Mencoret-coret pensil pada kertas
  4. Bicara dengan baik menggunakan 2 kata dalam 1 kalimat
  5. Dapat menunjukkan 1 atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta.
  6. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda
  7. Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta.
  8. Makan nasi sendiri tanpa banyak
  9. Melepas pakiannya sendiri.

Usia 3-4 tahun

  1. Berdiri 1 kaki 2 detik.
  2. Melompat kedua kaki diangkat.
  3. Mengayuh sepeda roda tiga.
  4. Menggambar garis lurus
  5. Menumpuk 8 buah kubus
  6. Mengenal 2-4 anggota tubuh
  7. Menyebut nama, umur,
  8. Mengerti arti kata di atas, dibawah, di depan.
  9. Mendengarkan
  10. Mencuci dan mengeringkan tangan
  11. Mengenakan celana panjang, kemeja baju.

Usia 4-5 tahun

  1. Berdiri 1 kaki 6 detik.
  2. Melompat-lompat 1
  3. Menggambar tanda silang
  4. Menggambar orang dengan 3 bagian
  5. Mengancing baju atau pakian boneka.
  6. Menyebut nama lengkap
  7. Senang menyebut kata-kata
  8. Senang bertanya
  9. Menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar.
  10. Bicara mudah dimengerti.
  11. Bisa membandingkan/membedakan sesuatu dari ukuran dan
  12. Menyebut angka, menghitung
  13. Menyebut nama-nama
  14. Berpakaian sendiri tanpa di bantu.
  15. Bereaksi tenang dan tidak rewel ketika ditinggal ibu.

Usia 5-6 tahun

  1. Berjalan lurus.
  2. Berdiri dengan 1 kaki selama 11 detik.
  3. Menggambar dengan 6 bagian, menggambar orang lengkap
  4. Menangkap bola kecil dengan kedua tangan
  5. Menggambar segi empat
  6. Mengerti arti lawan kata
  7. Mengerti pembicaraan yang menggunakan 7 kata
  8. Menjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa
  9. Mengenal angka, bisa menghitung angka 5-10
  10. Mengenal warna-warni
  11. Mengungkapkan
  12. Mengikuti aturan
  13. Berpakaian sendiri tanpa di bantu.

Sumber

KPSP

Continue Reading

You may also like