Stimulasi Anak Usia 3 Tahun

MOTORIK KASAR

Tahapan Perkembangan

  1. Berdiri 1 kaki 2 detik.
  2. Melompat kedua kaki diangkat.
  3. Mengayuh sepeda roda tiga.

Stimulasi

Dorong anak berlari, melompat, berdiri di atas satu kaki, memanjat, bermain bola, mengendarai sepeda roda tiga.

1. Melompat

Tunjukkan pada anak cara melompat dengan satu kaki. Bila anak sudah bisa melompat dengan satu kaki, tunjukkan cara melompat melintas ruangan, mula-mula dengan satu kaki, kemudian bergantian dengan kaki yang lainnya.

2. Menangkap bola

Ajak anak menangkap bola. Gunakan bola sebesar bola tenis. Sekali-kali bola dilempar ke arah anak, minta anak menangkapnya, kemudian melempar kembali ke arah anda.

3. Berjalan mengikuti garis lurus

Di halaman rumah, letakkan papan sempit, atau buat garis lurus dengan talirafia/kapur atau susun batu bata memanjang. Tunjukkan pada anak cara berjalan di atas papan/garis lurus dengan merentangkan kedua lengan/ tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh.

4. Melempar benda-benda kecil ke atas

Ajari anak melempar benda-benda kecil ke atas atau menjatuhkan kerikil ke dalam kaleng. Gunakan benda-benda yang tidak berbahaya.

5. Menirukan binatang berjalan

Tunjukkan pada anak cara binatang berjalan, misal anjing berjalan dengan kedua kaki dan tangan. Ajak anak ke kebun binatang dan tirukan gerak-gerik binatang.

6. Lampu hijau – merah

Minta anak berdiri di hadapan anda. Ketika anda mengatakan “lampu hijau” minta anak berjalan jinjit ke arah anda dan berhenti ketika anda mengatakan ”lampu merah“. Lanjutkan mengatakan ”Lampu hijau” dan “lampu merah” secara bergantian sampai anak tiba di tempat anda. Selanjutnya giliran anak untuk mengatakan “lampu hijau” dan “lampu merah” secara bergantian ketika anda berjinjit-jinjit menuju ke arah depan.

MOTORIK HALUS

Tahapan Perkembangan

  1. Menggambar garis
  2. Menumpuk 8 buah

Stimulasi

1. Menggambar/menulis

Beri anak selembar kertas dan pensil. Ajari anak menggambar garis lurus, bulatan, segi empat serta, menulis huruf dan angka. Kemudian buat pagar, rumah, matahari, bulan, huruf, angka dan sebagainya. Juga ajari anak menulis namanya.

Bermain puzzle yang lebih sulit, menyusun balok-balok, meng gambar gambar yang lebih sulit, bermain mencocokkan gambar dengan benda sesungguhnya dan mengelompokkan benda menurut jenisnya

2. Memotong

Beri anak gunting, tunjukkan cara menggunting. Beri gambar besar untuk latihan menggunting.

3. Membuat buku cerita gambar tempel.

Ajak anak membuat buku cerita gambar tempel. Gunting gambar dari majalah tua/brosur, tunjukkan pada anak cara menyusun guntingan gambar tersebut sehingga menjadi suatu cerita menarik. Minta anak menempel guntingan gambar tersebut pada kertas dan di bawah gambar tersebut, tulis ceriteranya.

4. Menempel gambar

Bantu anak menemukan gambar foto menarik dari majalah, potongan kertas dan sebagainya. Minta anak menempel gambar tersebut pada karton/ kertas tebal. Gantung gambar itu di kamar anak.

5. Menjahit

Gunting sebuah gambar dari majalah, tempel pada selembar karton. Buat lubang-lubang di sekeliling gambar tersebut. Ambil tali rafia dan simpulkan salah satu ujungnya. Kemudian, ajari anak cara “menjahit” sekeliling gambar, tali rafia dimasukkan ke lubang-lubang tersebut satu persatu.

6. Menghitung

Letakkan sejumlah kacang di mangkok/kaleng. Ajari anak menghitung kacang dan letakkan kacang tersebut di tempat lainnya. Mula-mula anak belum bisa menghitung lebih dari dua atau tiga. Bantu anak menghitung jika mengalami kesulitan.

7. Menggambar dengan jari

Ajak anak menggambar dengan cat memakai jari-jarinya di selembar kertas besar. Buat agar ia mau memakai kedua tangannya dan membuat bulatan besar atau bentuk-bentuk lainnya.

8. Cat air

Beri anak cat air, kuas dan selembar kertas. Ceritakan bagaimana warna-warna bercampur ketika anak mulai menggunakan cat air itu.

9. Mencampur warna

Campur air ke warna merah, biru dan kuning dari cat air. Beri anak potongan sedotan, ajari anak untuk meneteskan warna-warna itu pada selembar kertas. Ceritakan bagaimana wama-warna bercampur membentuk warna lain.

10. Membuat gambar tempel

Gunting kertas berwarna menjadi segitiga, segi empat, lingkaran. Jelaskan mengenai perbedaan bentuk-bentuk tersebut. Minta anak membuat gambar dengan cara menempelkan potongan-potongan berbagai bentuk di selembar kertas.

BICARA BAHASA

Tahapan Perkembangan

  1. Menyebut nama, umur
  2. Mengenal 2-4 warna
  3. Mengerti arti kata di atas, di bawah, di depan.
  4. Mendengarkan cerita.

Stimulasi

1. Bercerita mengenai dirinya

Buat agar anak mau berceritera mengenai dirinya, hobinya atau mengenai anda. Anda dapat berceritera tentang sesuatu dan kemudian minta anak menyelesaikan cerita itu.

2. Mengenal huruf

Gunting huruf besar menurut alfabet dari majalah/koran, tempel pada karton. Anda dapat pula menuIis huruf besar tersebut dengan spidol. Tunjukkan pada anak dan sebutkan satu persatu, kemudian minta anak mengulanginya.

3. Berbicara dengan anak.

Buat  agar  anak  mengajukan  berbagai  pertanyaan.  Jawab  pertanyaan  tersebut  dengan kata-kata sederhana, gunakan lebih dari satu kata.

  • Bacakan buku cerita Buat agar anak melihat anda membaca buku.
  • Nyanyikan lagu dan bacakan sajak-sajak untuk
  • Buat agar anak mau menyebut nama lengkap, menyatakan perasaannya, menjelaskan sesuatu dan mengerti
  • Bantu anak dalam memilih acara TV, batasi waktu menonton TV maksimal 2 jam Dampingi anak menonton TV dan jelaskan kejadian yang baik dan buruk. lngat bahwa acara dan berita di TV dapat berpengaruh buruk pada anak.

4. Album foto

Tempelkan foto anak di buku anak. Minta anak menceriterakan apa yang terjadi di dalam fotonya itu. Tulis di bawah foto tersebut, apa yang di ceritakan anak.

SOSIALISASI KEMANDIRIAN

Tahapan perkembangan

  1. Mencuci dan mengeringkan tangan
  2. Bermain bersama teman,mengikuti aturan permainan
  3. Mengenakan sepatu
  4. Mengenakan celana panjang,kemeja
  5. Mengetahui anggota tubuh yang tidak boleh disentuh atau dipegang orang lain kecuali oleh orang tua dan dokter

Stimulasi

1. Mencuci tangan dan kaki

Tunjukkan pada anak cara memakai sabun dan membasuh dengan air ketika  mencuci kaki dan tangannya. Setelah ia dapat melakukan, ajari ia untuk mandi sendiri.

2. Ajari anak 4 bagian tubuh yang tidak boleh disentuh dan dipegang orang lain kecuali oleh orang tua dan dokter yaitu: mulut, dada, di sela-sela paha dan bokong. Ajarkan kepada anak untuk tidak mau diajak orang lain tanpa diketahui oleh orang tua.

3. Makan pakai sendok garpu. Bantu anak makan pakai sendok dan garpu dengan baik.

4. Mengancingkan kancing tarik.

Bila anak sudah bisa mengancingkan kancing besar, coba dengan kancing yang lebih kecil. Ajari cara menutup dan membuka kancing tarik di bajunya.

5. Memasak

Biarkan anak membantu memasak seperti mengukur dan menimbang menggunakan timbangan masak, membubuhkan sesuatu, mengaduk, memotong kue,dan sebagainya. Bicara pada anak apa yang diperbuat oleh anda berdua.

6. Menentukan batasan.

Pada umur ini, sebagai bagian   dari proses tumbuh kembangnya, anak-anak mulai mengenal batasan dan peraturan. Bantu anak anda dalam membuat keputusan dengan cara anda menentukan batasannya dan menawarkan pilihan. Misalnya “Kau bisa memilih antara 2 hal” dibacakan ceritera atau bermain sebelum tidur, “Kau tidak boleh memilih keduanya”.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Anak Usia 2 Tahun

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Naik tangga sendiri
  2. Dapat bermain dan menendang bola kecil

STIMULASI

Naik tangga sendiri

  1. Dorong agar anak mau memanjat, berlari, melompat, melatih keseim¬bangan badan dan bermain bola
  2. Latihan menghadapi Ajak anak bermain “ular naga”, merangkak di kolong meja, berjinjit mengelilingi kursi, melompat di atas bantal dan lain-lain
  1. Usahakan agar anak melompat jauh dengan kedua kakinya Letakkan sebuah handuk tua dilantai, ajari anak melompatinya. Atau buat garis di tanah dengan sebuah tongkat atau di lantai dengan sebuah kapur tulis, sebagai batas lompatan

Dapat bermain dan menendang bola kecil

Melempar dan menangkap Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar ke arah anda. Kemudian lemparkan kembali bola itu kepada anak sehingga ia dapat menangkapnya.

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Mencoret-coret pensil pada kertas

STIMULASI

Mencoret-coret pensil pada kertas

  1. Dorong agar anak mau berrnain puzzle, balok-balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya, dan menggambar
  2. Membuat gambar tempelan. Bantu anak memotong gambar-gambar dari majalah tua dengan gunting untuk anak. Dengan lem kertas atau karton atau membuat gambar tempelan. Bicarakan dengan anak tentang apa yang sedang dibuatnya.
  3. Memilih dan mengelompokkan benda- benda

Berikan kepada anak bermacam-macam benda, misalnya: uang logam, berbagai jenis kancing, benda berbagai wama, dan lain¬ lain. Minta anak memilih dan mengelompokkan benda-benda itu menurut jenisnya. Mulai dengan 2 jenis benda yang berlainan, kemudian sedikit demi sedikit tambahkan jenisnya.

  1. Mencocokkan gambar dan benda, tunjukkan kepada anak cara mencocokkan gambar bola dengan sebuah bola yang Bicarakan mengenai bentuknya, gunanya dan sebagainya.
  2. Konsep Tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda dalam jumlah satu-satu, dua,tiga dan sebagainya. Katakan kepada anak anda berapa jumlah benda dalam satu kelompok dan bantu ia menghitungnya, ini ada 3 biji kacang, mari kita hitung, satu, dua, tiga
  3. Bermain/menyusun balok-balok.

Beli atau buat satu set balok mainan anak. Anak akan main dengan balok-balok itu selama bertahun- tahun. Bila anak anda bertambah besar, anda dapat menambah jumlahnya.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Bicara dengan baik, menggunakan 2 kata.
  2. Dapat menunjuk 1atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta.
  3. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih
  4. Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta.

STIMULASI

1. Bicara dengan baik, gunakan ejaan bahasa yang baik dan benar dan tidak cadel, menggunakan 2 kata.

Bacakan buku cerita anak.Buat agar anak melihat anda membaca buku. Hal ini mengandung pesan penting¬nya manfaat membaca. buku cerita dengan tulisan dan gambar yang besar-besar, supaya menarik minat anak. Ketika selesai membacakan, ibu dan bapak dapat mengajukan 5 W dan 1 H; who (siapa tokohya); what (apa yang terjadi); when (kapan terjadinya); where (di mana terjadinya); why (mengapa bisa terjadi); how (bagaiman bisa terjadi). Tujuannya melatih anak untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

  1. Dorong agar anak mau bercerita apa yang dilihatnya baik dari buku maupun ketika jalan-jalan.
  2. Bantu anak dalam memilih acara TV, dampingi anak ketika menonton Batasi waktu menonton maksimal 1jam sehari.
  1. Acara/berita TV terkadang menakut¬kan Jelaskan pada anak, apakah hal itu nyata atau tidak.
  2. Menyebut nama lengkap. Ajari anak menyebut namanya secara lengkap. Sebut nama lengkap anakdengan perlahan. Minta anak mengulanginya.
  3. Berceritera tentang diri Anak senang mendengar cerita tentang dirinya. Ceritakan kembali kejadian-kejadian lucu dan menarik yang dialami anak.
  4. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau
  5. Mengenal berbagai jenis nama pakaian. Ketika mengenakan pakaian anak, sebut nama jenis pakaian tersebut (kemeja, celana, kaos, celana, rok,dsb). Minta anak mengambil pakaian yang anda sebutkan sambil menyebutkan kembali jenisnya.
  6. Menyatakan keadaan suatu benda. Ketika mengajak anak bicara, gunakan ungkapan yang menyatakan keadaan suatu benda. Misal:”Pakai kemeja yang merah”, “Bolamu yang kuning ada di bawah meja”, ”Mobil-mobilan yang biru itu ada di dalam laci”, dan sebagainya.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Makan nasi sendiri tanpa banyak
  2. Melepas pakaiannya

STIMULASI

  1. Melatih buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi/ WC

Ajari anak untuk memberitahu anda bila ingin buang air kecil/buang air besar. Dampingi anak saat buang air kecil/ buang air besar dan beritahu cara membersihkan diri dan menyiram kotoran.

  1. Berpakaian. Ajari anak berpakaian sendiri tanpa bantuan.Beri kesempatan anak memilih sendiri pakaian yang akan dikenakannya.
  2. Bujuk dan tenangkan ketika anak kecewa dengan cara memeluk dan berbicara kepadanya
  3. Sering-sering ajak anak pergi ke luar mengunjungi tempat bermain, toko, kebun binatang dan lain-lain.
  4. Ajak anak membersihkan tubuhnya ketika kotor  kemudian  mengelapnya dengan bantuan  anda sesedikit mungkin.Demikian juga dalam berpakaian dan melakukan pekerjaan rumah tangga yang ringan.
  1. Berdandan

Biarkan anak berdandan mengenakan pakaian dewasa yang sudah tua. Beri anak beberapa topi anak- anak, rok, celana, kemeja, sepatu, dsb. Biarkan anak memilih sendiri mana yang akan dipakainya.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia18-24 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik

STIMULASI

  1. Dorong agar anak mau berlari, berjalan dengan berjinjit, bermain di air, menendang, melempar dan menangkap bola besar serta berjalan naik turun tangga
  2. Berjalan tanpa terhuyung – huyung

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Menumpuk 4 buah kubus
  • Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Menggelindingkan bola kearah sasaran

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan :
    • Dorong agar anak mau main balok¬ balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya
    • Menggambar dengan crayon, spidol, pensil
    • Menggambar pakai
  2. Mengenal berbagai ukuran dan Buat lubang-lubang dengan ukuran dan bentuk yang berbeda pada sebuah tutup kotak/kardus. Beri anak mainan/benda-benda yang bisa dimasukkan lewat lubang-lubang itu.
  3. Bermain Beri anak permainan puzzle sederhana, yang hanya terdiri dari 2-3 potong saja. Puzzle semacam itu dapat dibeli atau dibuat sendiri dari sepotong karton yang diberi gambar, kemudian dipotong-potong menjadi 2 atau 3 bagian.
  4. Menggambar wajah atau bentuk. Tunjukkan kepada anak cara menggambar bentuk-bentuk seperti: garis, bulatan, dan lain-lainnya. Pakai spidol, crayon dan lain-lain.Ajarkan juga cara menggambar wajah.
  5. Membuat berbagai bentuk dari adonan kue/lilin mainan. Beri anak adonan kue (apabila anda membuat kue) atau lilln yang bisa dlbentuk. Ajari bagaimana cara membuat berbagai bentuk.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menyebut 3 – 6 kata yang mempunyai arti.

STIMULASI

  1. Stlmulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Bernyanyi, bercerita dan membaca sajak-sajak untuk Ajak agar ia mau ikut serta.
    • Bicara banyak-banyak kepada anak, gunakan kalimat-kalimat pendek, jelas dan mudah ditiru
    • Setiap hari, anak dibacakan buku.
    • Dorong agar anak anda mau menceritakan hal-hal yang dilakukan dan
  2. Melihat acara

Biarkan anak melihat acara anak-anak di televisi.Dampingi anak dan bicarakan apa yang dilihatnya. Pilih acara yang bermutu dan sesuai dengan perkembangan anak dan batasi agar anak melihat televisi tidak lebih dari 1 jam sehari.

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

  1. Mengerjakan perintah sederhana mulai memberi perintah kepada “Tolong bawakan kaus kaki merah”,ATAU “Letakkan cangkirmu di meja”. Tunjukkan kepada anak cara mengerjakan perintah tadi,gunakan kata¬kata yang sederhana.
  2. Bercerita tentang apa yang dilihatnya. Perlihatkan sering-sering buku dan majalah bergambar kepada anak. Usahakan agar anak mau mencerita-kan apa yang dilihatnya. Usahakan agar anak mau menceritakan apa yang dilihatnya.

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memegang cangkir sendiri, belajar makan – minum sendiri Bertepuk tangan, melambai-lambai Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga

Mengetahui jenis kelamin diri sendiri perempuan atau laki-laki

STIMULASI

  1. Ajak anak mengunjungi tempat bermain kebun binatang, lapangan terbang, museum dan lain-lain.
  2. Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel.
  3. Usahakan agar anak mau melepas pakaiannya sendiri (tanpa harus dibantu), membereskan mainannya dan membantu kegiatan rumah tangga yang
  4. Ajari ia makan sendiri dengan memakai sendok dan garpu,dan ajak ia makan bersama
  5. Mengancingkan kancing Beri anak pakaian atau mainan yang mempunyai bush kancing/kancing tarik. Ajari anak cara mengancingkan kancing tersebut.
  6. Permainan yang memerlukan lnteraksi dengan teman. Usahakan agar anak bermain dengan teman sebaya misalnya bermain petak umpet. Dengan bermain seperti ini, anak akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan den giliran bermain dengan teman-temannya.
  7. Membuat rumah-rumahan. Ajak anak membuat rumah-rumahan dari kotak besar/ Potong kardus itu untuk membuat jendela dan pintu rumah.
  8. Biarkan anak memakai pakaiannya sendiri sejauh yang dapat dilakukannya. Setelah belajar lebih banyak mengenal hal ini, berangsur-angsur ia akan mau melakukan sendiri tanpa dibantu.
  9. Mulai diperkenalkan tentang jenis kelamin anak, baik saat memandikan anak atau memakaikan pakaian. Gunakan kata sederhana dan dengan intonasi datar.
Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 12 -18 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  • Berjalan mundur 5 langkah
  • Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali

STIMULASI

  1. Berdiri sendiri tanpa berpegangan
  2. Berjalan mundur 5 langkah, bila anak sudah jalan tanpa berpegangan, ajari anak cara melangkah mundur. Berikan mainan yang bisa ditarik karena anak akan mengambil langkah mundur untuk dapat memperhatikan mainan itu.
  3. Menarik mainan, bila anak sudah jalan tanpa berpeganan, berikan mainan yang bisa ditarik ketika anak berjalan. Umumnya anak senang mainan yang bersuara
  4. Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali
  5. Berjalan naik dan turun

Bila anak sudah bisa merangkak naik dan melangkah turun tangga, ajari anak cara jalan naik tangga sambll berpegang an pada dinding atau pegangan tangga. Tetap bersama anak ketlka ia melakukan hal ini untuk pertama kalinya.

  1. Berjalan sambil berjinjit. Tunjukkan kepada anak cara berjalan sambil berjinjit. Buat agar anak mau mengikuti anda berjinjit di sekeliling ruangan.
  2. Menangkap dan melempar bola. Tunjukkan kepada anak cara melempar sebuah bola besar, kemudian cara menangkap bola tersebut. Bila anak bisa melempar bola ukuran besar, ajari anak melempar bola yang ukurannya lebih kecil.

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Menumpuk 2 kubus

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memasukkan benda ke dalam cangkir
    • Bermain dengan mainan yang mengapung di air
    • Menyusun kubus dan mainan.
    • Memasukkan kubus
  2. Permainan. Beli atau buat balok-balok kecil dari kayu dengan ukuran sekitar 2.5 cm x 2.5 cm. Ajari anak cara menyusun balok menumpuk ke atas tanpa menjatuhkannya.
  1. Memasukkan dan mengeluarkan. Ajari anak cara memasukkan benda¬ benda ke dalam wadah seperti kotak, pot bunga, botol dan lain-lain. Tunjukkan bagaimana mengeluarkannya dari wadah. Ajak anak bermain memasukkan dan mengeluarkan benda-benda tersebut.
  1. Memasukkan benda yang satu ke benda

Sediakan mangkuk atau kotak plastik dari berbagai ukuran. Tunjukkan kepada anak cara meletakkan mangkuk yang ukurannya lebih kecil ke mangkuk lebih besar. Buat agar anak mau melakukannya sendiri. Pilih benda-benda yang tidak pecah.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

Memanggil ayah dengan kata “papa”,memanggil ibu dengan kata “mama”.

STIMULASI

  1. Simulasi yang perlu dilanjutkan:
    • Berbicara
    • menjawab pertanyaan
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar
  2. Membuat suara
    • Buat suara dari kaleng kue, kerincingan atau kayu pegangan ajak anak membuat suara dari barang yang dipilihnya misal memukul-mukul sendok ke kaleng, menggoyang-goyang kerincingan atau memukul-mukul potongan kayu, untuk menciptakan “musik”.
    • Menunjuk dan menyebutkan gambar-gambar

SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan
  2. Memperlihatkan rasa cemburu/bersaing

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu
    • Memberi rasa aman dan kasih
    • Mengayun
    • Menina-bobokkan
    • Permainan “Ciluk-ba”
    • Permainan “bersosialisasi”
  2. Menirukan pekerjaan rumah tangga

Ketika anda membersihkan rumah, menyapu dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya, ajak anak untuk menirukannya. Berikan kepadanya lap pembersih debu,sapu dan lain-lain.

  1. Melepas pakaian

Tunjukkan kepada anak cara melepas pakaiannya. Mula-mula bantu anak dengan cara membukakan kancing bajunya, melepas sepatunya, atau menarik kaus/blus meliwati kepala anak

4. Makan

Tunjukkan kepada anak cara memegang sendok. Biarkan anak makan sendiri dan bantu jika anak mengalami kesulitan.

5. Merawat boneka

Beri anak boneka plastik atau karet yang bisa dicuci. Ajari anak cara menggendong, memberi makan, menyayangi, meninabobokkan dan memandikan boneka itu.

6. Sering bawa anak ke tempat-tempat umum seperti: kebun binatang, pusat perbelanjaan, terminal bis, museum, stasiun kereta api, lapangan terbang, taman, tempat bermain dan sebagainya. Bicarakan mengenai benda-benda yang anda lihat.

Continue Reading

You may also like

Stimulasi Bayi Usia 9-12 Bulan

MOTORIK KASAR

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengangkat badannya pada posisi berdiri
  2. Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan pada kursi/meja
  3. Dapat berjalan dengan dituntun

MOTORIK HALUS

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Memasukkan benda ke mulut
  • Menggenggam erat pensil

STIMULASI

  1. . Ajari  bayi  menyusun  beberapa mainan  balok/kotak  besar
  2. Menggambar

Letakkan krayon /pensil berwarna d an kertas di meja. Ajak bayi “menggambar” dengan krayon atau pinsil warna. Kegiatan menggambar ini dapat dilakukan bersamaan dengan anda mengerjakan tugas rumah tangga.

BICARA BAHASA

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  • Mengulang/menirukan bunyi yang didengar
  • Menyebut 2 – 3 suku kata yang sama tanpa arti
  • Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan

STIMULASI

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan:
    1. Berbicara
    2. Menjawab pertanyaan
    3. Menyebutkan nama, gambar-gambar di buku/majalah
  2. Menirukan kata-kata

Setiap hari bicara kepada bayi. Sebutkan kata-kata yang telah diketahui artinya, seperti: minum susu, mandi, tidur, kue, makan, kucing dll. Buat agar bayi mau menirukan kata-kata tersebut. Bila bayi mau mengatakan, puji ia, kemudian sebutkan kata itu lagi dan buat agar ia mau mengulanginya.

  1. Berbicara dengan boneka

Beli sebuah boneka atau buat boneka mainan dari sarung tangan atau kaos kaki yang digambari dengan pena menyerupai bentuk wajah. Berpura-pura bahwa boneka itu yang berbicara kepada bayi dan buat agar bayi mau berbicara kembali dengan boneka itu.

  1. Bersenandung dan bernyanyi

Nyanyikan lagu dan bacakan syair anak kepada bayi sesering mungkin.

SOSIALISASI KEMANDIRIAN

TAHAPAN PERKEMBANGAN

  1. Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang diinginkan
  2. Senang diajak bermain CILUK BA
  3. Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yang belum dikenal
  4. Mengeksporasi sekitar, ingin tahu, ingin menyentuh apa saja.

STIMULASI

  1. Ajari bayi untuk mengambil sendiri mainan yang letaknya agak jauh dengan cara meraih, menarik ataupun mendorong badannya supaya dekat dengan mainan tersebut. Letakkan mainan yang bertali agak jauh, ajari bayi cara menarik tali untuk mendapatkan mainan tersebut. Simpan mainan bertali tersebut jika anada tidak dapat mengawasi bayi.
  1. Pegang saputangan/kain atau kertas untuk menutupi wajah anda dari pandangan bayi, kemudian singkirkan penutup wajah dari hadapan bayi dan katakan ” CILUK BA” ketika bayi dapat melihat wajah anda kembali
  1. Ajak bayi bermain dengan orang lain dan ketika anggota keluarga lain pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da….daaag”, bantu bayi membalas lambaian
  2. Permainan “bersosialisasi” dengan lingkungan
Continue Reading

You may also like