Penyebab Si Bos Menangis

Apakah karena si bos:

Lapar?
Lelah?
Popok basah?
Kedinginan atau kepanasan?
Tidak nyaman?

Kita bahas lebih lengkap yuk buibu

  1. Menangis Karena Lapar

Kenali “cues” atau sinyal lapar dan kenyang bayi sehingga bisa memahami arti tangisan bayi. Saat lapar, berikan ASI setiap 1-3 jam

Sinyal Lapar:
• Meletakkan tangan ke mulut
• Memutar kepala ke arah payudara atau botol
• Mengepalkan tangan ke dalam kepalan
• Memukul atau menjilat bibir
• Membuka mulut

Sinyal Kenyang:
• Menutup mulut
• Berpaling dari payudara atau botol
• Mengendurkan tangan
• Mulai tertidur

  1. Menangis Karena Lelah

Bayi baru lahir membutuhkan hingga 17 jam tidur setiap hari, yang berarti mereka sangat lelah. Ini karena otak dan tubuh mereka berkembang pesat.
Tips Membantu Bayi Tidur:

• Tidak peduli waktu atau lamanya tidur, selalu ikuti cara tidur yang aman.
• Boleh gunakan bedong bayi, jangan terlalu ketat
• Terapkan jadwal tidur siang untuk memastikan mereka mendapatkan semua tidur yang dibutuhkan.
• Tips untuk menghibur tangisan bayi juga akan membantu mereka tertidur.

  1. Menangis Karena Popok Basah

Perasaan popok penuh pada kulit bayi adalah hal yang menjengkelkan, dan dapat menyebabkan bayi menangis.
Pastikan untuk mengganti popok sesegera mungkin, terutama jika ada kotoran di popok. Orang tua biasanya dapat mengetahui apakah ada kotoran di popok dengan mendeteksi bau atau warna popok. Biasanya, popok bayi perlu diganti setiap 2-3 jam.

  1. Menangis Karena Suhu

Bayi kepanasan atau kedinginan, mereka mungkin merasa tidak nyaman dan akan mencoba berkomunikasi melalui tangisan.
Contoh: Saat bayi terbungkus selimut tebal, atau jika mereka mengenakan jaket saat berada di kursi mobil, dan sebagainya
Pastikan bayi tidur di lingkungan yang sejuk, dan memiliki penutup atau pakaian yang tepat di tubuhnya. Mereka juga harus tetap berada di tempat teduh saat berada di luar ruangan.

  1. Menangis Karena Nyeri

Bayi terkadang mengalami infeksi atau iritasi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, dan bayi menangis.
Kondisi seperti sakit telinga, tumbuh gigi, atau ruam popok dapat menyebabkan rasa sakit. Banyak dari kondisi ini dapat diobati oleh dokter. Konsultasikan ke Dokter jika orang tua mencurigai bayi kesakitan atau mengalami infeksi.

  1. Menangis Karena Hal Lainnya

• Stimulasi berlebihan: Stimulasi membantu bayi belajar dan mengalami hal-hal baru, tetapi terlalu banyak stimulasi dapat membuat kewalahan dan menyebabkan kerewelan dan tangisan.
• Cari perhatian: Bayi mungkin menangis jika mereka ingin bermain, atau tidak menggunakan energi yang cukup di antara waktu tidur.
• Attachment atau Keterikatan: Bayi mungkin menangis jika mereka merasa cemas atau takut jika mereka jauh dari bunda.

“Ku menangis…..”
Tangisan adalah ‘Cues’ atau Sinyal. Paham sinyal, maka akan paham apa yang harus dilakukan.

Artikel lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *