Demam pada Anak

Demam yaitu kondisi dimana suhu tubuh mencapai 38° Celcius (100.4° F) atau lebih.
• Suhu normal (36,5°C – 37,5°C)•

Apa yang Terjadi Saat Demam?

Demam ialah bentuk respon tubuh terhadap paparan bakteri, virus atau patogen lain yang menyerang sistem imun tubuh
Gejala yang umum terjadi antara lain:
• Tubuh terasa Panas
• Wajah kemerahan
• Nadi atau detak jantung cepat
• Nyeri Kepala
• Tidak nafsu makan
• Lemas, mengantuk

Apa Penyebab Demam?
• Demam sering terjadi pada anak-anak
• Penyebab terbanyak yaitu Virus
• Beberapa penyebab lainnya yaitu bakteri seperti pada Infeksi telinga, nyeri tenggorokan atau pneumonia
• Prolonged fever atau demam yang memanjang yaitu demam yang berlangsung lebih dari 1 minggu
• Demam Rekuren atau demam yang berulang patut diwaspadai terdapat penyakit penyerta atau penyakit kronis lainnya. Konsultasikan dengan dokter terdekat

Kapan Demam Harus Diobati?
• Demam akan mengganggu kenyamanan anak (badan panas, nyeri kepala, dll)
• Pemberian obat penurun demam tidak membantu menghilangkan penyebab infeksinya (TETAP harus dicari tahu penyebabnya), tetapi hanya untuk membuat anak merasa lebih nyaman (supaya anak tidak rewel dan bisa beristirahat)
• Jika anak tidak rewel dan bisa tidur atau istirahat saat demam, maka tidak perlu diobati

Apa yang Harus dilakukan saat anak demam?
• Gunakan pakaian yang tipis
• Pastikan anak tidak kekurangan cairan (banyak minum air putih, susu, jus dll)
• Mandikan dengan air hangat
• Kompres air biasa di area tubuh yang banyak pembuluh darah (dahi, pangkal paha)
Jika demam sangat mengganggu kenyamanan anak, berikan obat penurun demam (acetaminophen atau ibuprofen). DILARANG memberikan Aspirin karena bisa berakibat fatal (sindrom Reye)

Kapan ke Dokter?
• Bayi dibawah 2 Bulan:
Jika SUHU REKTAL lebih dari 38°C, segera ke IGD terdekat
• Bayi berusia 2 – 3 Bulan:
Jika SUHU REKTAL lebih dari 38°C (tidak turun dengan berbagai usaha), segera hubungi dokter
• Bayi diatas 3 Bulan:
1. Menangis terus menerus tidak bisa didiamkan
2. Anak sulit dibangunkan
3. Setelah berada di tempat yang sangat panas (kepanasan dalam mobil)
4. Jika disertai gejala lain (leher kaku, nyeri kepala berat, RASH atau bercak kemerahan di kulit)
5. Anak memiliki gangguan imunitas (penyakit kanker atau sedang dalam terapi steroid)
6. Anak muntah atau diare berat
7. Anak terlihat sangat lemas
8. Anak dengan imunisasi tidak lengkap
9. Anak kejang

Kapan ke Dokter?

• Anak usia dibawah 2 tahun dengan demam lebih dari 24-48 jam
• Anak berusia diatas 2 tahun dengan demam lebih dari 3 atau 4 hari
• Anak terlihat sakit atau sangat lemas walaupun demam sudah turun
• Jika orang tua memiliki hal untuk ditanyakan

Kejang Demam

• Sekitar 3% anak berusia 6 bulan – 5 tahun mengalami kejang demam, biasanya terdapat riwayat keluarga
• Tipe kejang seluruh tubuh dan berlangsung cepat, kurang dari 2 menit
• Saat kejang, letakkan anak di tempat yang datar, bebaskan jalan nafas (jangan masukkan apapun dalam mulut), hubungi petugas medis
• Kejang demam TIDAK berarti epilepsi
• Kejang demam tidak menyebabkan kerusakan otak
• Terdapat sedikit bukti ilmiah bahwa menatalaksana demam (kompres, beri penurun demam dll) dapat menurunkan resiko kejang demam.

Artikel lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *