Mastitis

Mastitis yaitu peradangan pada payudara. Penyebab paling sering adalah sumbatan di saluran ASI dengan atau tanpa disertai infeksi.

Gejala Mastitis

  1. Payudara membengkak, kemerahan, nyeri jika tersentuh, jika berlanjut akan mengeras seperti batu.
  2. Ibu demam dengan suhu dapat mencapai 38,5 C
  3. Badan terasa pegal dan ngilu

 

Penyebab Mastitis

  1. Puting lecet
  2. Menyusui kurang sering (karena putingnya nyeri dan lecet)
  3. Durasi menyusuinya sebentar
  4. Pengeluaran ASI tidak lancar karena posisi dan perlekatan bayi tidak efisien
  5. Kelebihan produksi ASI
  6. Menyapih terlalu dini
  7. Tekanan pada payudara (bra terlalu ketat atau karena pemasangan seatbelt)
  8. Sumbatan pada puting akibat milk bleb/blister
  9. Ibu kelelahan dan stres

 

Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium (kultur dan tes sensitivitas) tidak selalu harus dilakukan, kecuali:

  1. Tidak ada respon dengan pemberian antibiotik setelah 2 hari
  2. Mastitis berulang
  3. Kejadian mastitis terjadi pada saat ibu sedang dirawat di rumah sakit
  4. Ibu alergi terhadap obat yang biasa digunakan untuk mastitis
  5. Kasus berat dan tidak biasa

 

Tatalaksana

1. Effective milk removal

  • Menyusu lebih sering terutama pada payudara yang bengkak
  • Kalau terlalu sakit, menyusu dimulai pada payudara yang sehat dulu, setelah muncul refleks let down (ASI menetes di payudara sebelah) baru pindah ke payudara yang bengkak
  • Pijat lembut dengan minyak zaitun/kelapa pada sumbatan ke arah puting
  • Setelah anak selesai menetek, perah payudara kembali

2. Suportif

  • Istirahat yang cukup
  • Banyak minum dan makan yang bergizi untuk membantu memulihkan kondisi
  • Kompres hangat di payudara sebelum menyusui untuk membantu kelancaran ASI dan merangsang refleks let down
  • Pada kasus berat, ibu dirawat di rumah sakit bersama bayi agar tetap menyusu

3. Obat obatan

  • Antinyeri (ibuprofen lebih efektif daripada parasetamol atau asetaminofen)
  • Antibiotik apabila mastitis berlangsung lebih dari 24 jam:
  • Dikloksasilin 4×500 mg
  • Sefalosporin golongan pertama
  • Klindamisin (second line setelah evaluasi 48 jam)

 

Pencegahan Mastitis

  1. Perlekatan dan posisi menyusui yang baik sehingga aliran ASI lancar
  2. Sering menyusui
  3. Perah dengan tangan apabila setelah menyusu payudara belum terasa kosong
  4. Periksa payudara bila ada benjolan, kemerahan atau nyeri
  5. Apabila mulai muncul tanda di atas segera susui bayi sesering mungkin, istirahat, kompres hangat, dan segera hubungi dokter bila tidak ada perbaikan dalam 24 jam
  6. Jaga kebersihan

 

Sumber

Liebert MA. 2014. Breastfeed Med; 9(5)

Artikel lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *