Perkembangan Kognitif

Perkembangan kecerdasan setiap anak dipengaruhi berbagai macam faktor, antara lain genetik, stimulasi dan nutrisi. Beberapa nutrisi yang penting untuk perkembangan otak antara lain LCPUFA asam lemak rantai panjang, asam arakhidonat, DHA, kolin, taurin, yodium dan zat besi.

Pertumbuhan otak tercepat terjadi pada trimester ketiga kehamilan sampai 2 tahun pertama setelah lahir. Pada usia 2 tahun ukuran otak anak mencapai 80% dari ukuran otak dewasa.

DHA dan AA secara alami terdapat dalam ASI. DHA adalah komponen pembentuk otak yang penting dalam mengoptimalkan perkembangan otak, jaringan saraf, dan jaringan penglihatan bagi bayi. Taurin merupakan asam amino esensial yg diperlukan untuk perkembangan mata, otak, serta konjugasi bilirubin. Pada bayi prematur, suplementasi taurin dapat membantu maturasi sistem pendengaran.

Tahap perkembangan kognitif menurut Piaget:

  1. Tahap sensori motor (0 sd 24 bulan)
  2. Tahap praoperasional (2-7 tahun)
  3. Tahap operasional konkret (7-11 tahun)
  4. Tahap operasional formal (>11 tahun)

Secara keseluruhan, perkembangan milestone kognitif anak dari sejak lahir dapat diilustrasikan sebagai berikut:

Pada usia 0-3 bulan anak belajar melakukan kontak mata, dan menangis dengan nada yg berbeda apabila, ingin digendong, popoknya basah atau lapar

Usia 3-6 bulan bayi semakin tertarik pada lingkungannya, mencari mainan

Usia 6-9 bulan, mulai tertarik pada bagian tubuhnya, memahami objek, memahami naik dan turun, mencari mainan/objek atau benda

Usia 9-12 bulan menemukan benda yg disembunyikan, menirukan gerakan tubuh dengan mudah, mulai eksplorasi sekitar, ingin tahu dan menyentuh apa saja, menunjukkan ketertarikan pada buku gambar

Usia 12-18 bulan membedakan bentuk dan warna, berespon terhadap instruksi sederhana

Usia 18-24 tahun dapat membantu/meniru kegiatan orang tuanya, sudah mulai mengenal anggota bagian tubuh, eksplorasi lingkungan.

Usia 24-36 bulan sudah bisa menunjukkan nama 2 anggota badan, sudah bisa menyebutkan dengan benar 2 gambar, mulai dapat menggabungkan 2-3 kata menjadi 1 kalimat, sudah mulai menggunakan nama sendiri untuk menyebut dirinya

Usia 36-48 bulan sudah mulai hapal warna, sudah tau umurnya, sudah mengerti arti kata di atas, depan, atau bawah. Sudah bisa menaati aturan dalam permainan, sudah bisa pakai baju dan sepatu sendiri

Artikel lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *